Wednesday, September 30

Tak Hanya Hotel, Vila Pribadi Kini Jadi Alternatif Pernikahan Destinasi di Bali


Nakula, perusahaan manajemen vila, menghadirkan paket pernikahan all-inclusive mulai dari Rp50 juta.(Dok. Nakula)

BALI masih menjadi salah satu destinasi favorit untuk menggelar pernikahan. Namun, konsep destination wedding kini mulai mengalami pergeseran. Jika selama ini pernikahan di vila pribadi identik dengan biaya tinggi dan hanya dapat dijangkau kalangan tertentu, kini semakin banyak pilihan yang menawarkan konsep lebih fleksibel dengan nilai yang lebih kompetitif dibandingkan venue konvensional.

Selain harga yang semakin beragam, pasangan juga mulai mencari pengalaman yang lebih personal. Pernikahan tidak lagi dipandang sebagai seremoni beberapa jam, melainkan rangkaian momen kebersamaan bersama keluarga dan sahabat yang berlangsung selama beberapa hari di satu lokasi.

Perubahan tren tersebut turut diakomodasi oleh pengelola vila di Bali. Salah satunya Nakula, perusahaan manajemen vila yang menghadirkan paket pernikahan all-inclusive mulai dari Rp50 juta. Paket tersebut telah mencakup akomodasi selama beberapa malam, sarapan harian, hingga layanan antar-jemput bandara, sehingga pasangan dapat merencanakan perayaan dalam satu paket yang lebih praktis.

Berbeda dengan penyelenggaraan pernikahan di hotel atau gedung konvensional yang umumnya menawarkan paket dengan jadwal dan layanan yang telah ditentukan, konsep vila pribadi memberikan keleluasaan lebih besar kepada penyelenggara acara. Selama masa menginap, seluruh properti dapat digunakan secara eksklusif oleh keluarga dan tamu undangan sehingga suasana perayaan terasa lebih intim.

Fleksibilitas juga menjadi salah satu daya tarik utama. Pada vila-vila mandiri yang dikelola Nakula, pasangan dapat menggunakan katering maupun vendor pilihan sendiri, mulai dari private chef, pembuat kue, florist, fotografer hingga penyedia hiburan tanpa dikenakan biaya corkage. Model ini memberi ruang bagi calon pengantin untuk merancang konsep acara yang lebih sesuai dengan karakter dan kebutuhan mereka.

Pilihan lokasi dengan karakter berbeda

Selain menawarkan fleksibilitas, setiap vila juga menghadirkan karakter dan lanskap yang berbeda sehingga pasangan dapat memilih lokasi sesuai konsep pernikahan yang diinginkan. 

Bagi yang menginginkan suasana tepi pantai, Amarta Beach Retreat di kawasan Tabanan menawarkan area taman yang langsung menghadap pantai berpasir hitam dengan deretan pohon kelapa dan panorama Samudra Hindia. Properti ini menjadi lokasi terbesar dalam portofolio Nakula dengan kapasitas hingga 250 tamu berdiri dan paket acara mulai Rp70 juta.

Di kawasan Uluwatu, Nagasutra Villa menghadirkan suasana pernikahan di atas tebing dengan latar Samudra Hindia, kolam renang infinity, serta arsitektur Bali yang elegan. Vila tersebut dapat menampung hingga 70 tamu dengan paket mulai Rp100 juta.

Sementara itu, The Cove Bali menawarkan pengalaman berbeda melalui perpaduan hutan tropis, pantai pribadi, gua laut tersembunyi, dan kolam renang infinity di atas tebing. Vila ini cocok untuk perayaan yang lebih intim dengan kapasitas hingga 50 tamu dan paket mulai Rp50 juta.

Pilihan lain tersedia di kawasan Campuhan Ridge, Ubud, melalui Le Sunset yang menawarkan suasana dataran tinggi dengan taman tropis, kolam koi, dan kolam renang infinity yang menghadap kawasan hijau. Vila tersebut dapat mengakomodasi hingga 50 tamu dengan paket mulai Rp70 juta.

Lebih dari sekadar venue

Konsep yang ditawarkan tidak berhenti pada penyediaan lokasi acara. Melalui layanan hospitality dan concierge, tamu juga dapat memanfaatkan berbagai fasilitas tambahan seperti private chef, pengalaman bersantap di dalam vila, transportasi bandara dan darat, aktivitas wellness, pengalaman budaya yang dikurasi secara khusus, hingga koordinasi acara yang dipersonalisasi.

Pendekatan tersebut memungkinkan pasangan maupun keluarga lebih fokus menikmati seluruh rangkaian perayaan tanpa harus disibukkan dengan koordinasi vendor maupun kebutuhan logistik.

CEO Nakula, Christian Sunjoto, mengatakan pengalaman sebuah perayaan tidak semata ditentukan oleh kemewahan acara, melainkan oleh momen kebersamaan yang tercipta selama seluruh rangkaian kegiatan.

“Perayaan yang paling membekas dalam ingatan kita jarang ditentukan oleh seberapa megah atau mewah acaranya. Yang benar-benar tinggal dalam ingatan adalah momen-momen sederhana, saat kakek dan nenek melihat cucu-cucu mereka bermain di taman, teman-teman lama berbincang kembali saat makan malam, atau seorang pengantin tertawa bersama sahabat terdekatnya saat sarapan. Vila pribadi menciptakan ruang agar momen-momen tersebut dapat terjadi secara alami. Di Nakula, kami ingin setiap detail telah ditangani dengan baik sehingga tuan rumah dan para tamu dapat sepenuhnya menikmati kebersamaan mereka,” ujarnya.

Selama ini Nakula dikenal sebagai penyedia akomodasi vila pribadi di Bali. Melalui pengembangan paket acara, perusahaan juga memperluas layanan untuk penyelenggaraan destination wedding, reuni keluarga, hingga retret perusahaan. Bagi tamu yang melakukan pemesanan langsung melalui situs resmi maupun WhatsApp Nakula, perusahaan turut menyediakan pendampingan sejak tahap konsultasi awal untuk membantu merancang perayaan sesuai kebutuhan masing-masing. (Put/E-1)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *