Wednesday, October 14

Atasi Antrean BBM, Pemkot Pontianak Koordinasi dengan Pertamina


Antrean panjang BBM akibat keterlambatan pasokan di sejumlah SPBU.(Dok. Antara)

WALI Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, bergerak cepat melakukan koordinasi dengan pihak Pertamina untuk mengatasi fenomena antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Langkah ini diambil guna mencegah potensi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mulai meresahkan warga di ibu kota Kalimantan Barat tersebut.

Edi mengungkapkan bahwa pertemuan dengan Pertamina secara khusus membahas kendala keterlambatan pasokan yang memicu kekosongan stok di beberapa titik. Menurutnya, gangguan distribusi ini tidak hanya terjadi di dalam kota, tetapi juga di wilayah penyangga.

“Kami sudah bertemu dengan Pertamina untuk membahas persoalan antrean BBM yang terjadi di Kota Pontianak. Pertemuan tersebut membahas keterlambatan pasokan yang berdampak terhadap ketersediaan BBM di sejumlah SPBU,” ujar Edi Rusdi Kamtono dilansir dari Antara, Rabu (14/10).

Berdasarkan hasil pemetaan, salah satu pemicu utama antrean adalah keterlambatan pengisian pasokan di SPBU luar Kota Pontianak, termasuk kawasan Sungai Raya. Hal ini menyebabkan terjadinya migrasi konsumen dari luar daerah yang mencari BBM ke SPBU terdekat di dalam kota, sehingga memicu penumpukan kendaraan dan kepanikan masyarakat.

Edi meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Ia juga mendesak Pertamina agar segera menormalkan jalur distribusi secara merata di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Menurutnya, ketimpangan pasokan di satu kabupaten akan secara otomatis memberikan tekanan beban pada SPBU di Kota Pontianak.

Di sisi lain, warga mulai mengeluhkan kondisi ini. Edi, seorang warga Pontianak Barat, mengaku khawatir jika antrean panjang terus berlanjut karena sangat mengganggu mobilisasi kerja. Warga terpaksa mengantre lama demi menghindari selisih harga mencapai Rp3.000 per liter jika membeli di tingkat eceran.

Pemerintah Kota Pontianak berharap melalui koordinasi intensif ini, Pertamina dapat menjamin kelancaran stok dalam beberapa hari ke depan. Fokus utama saat ini adalah memastikan distribusi berjalan lancar agar antrean panjang tidak kembali terulang seperti periode libur Lebaran sebelumnya. (Ant/Z-10)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *