Wednesday, October 7

Bahlil Tegaskan Gaji Tetap Satu Meski Rangkap Jabatan


Menteri ESDM dan Menko Hilirisasi Bahlil Lahadalia.(MI/Insi Nantika Jelita)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa rangkap jabatan yang ia emban sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM tidak akan menambah beban anggaran negara. Bahlil memastikan gaji yang diterimanya tetap satu, yakni dalam kapasitasnya sebagai Menteri ESDM.

“Gaji menterinya juga cuma satu, gaji Menteri ESDM. DIPA-nya juga cuma satu, Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Menteri ESDM,” ujar Bahlil dalam acara Investor Daily Summit 2026 di Jakarta, Rabu (7/10).

Bahlil menjelaskan bahwa operasional Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi untuk saat ini akan menggunakan alokasi anggaran dari Kementerian ESDM. Langkah ini diambil guna memastikan pembentukan kementerian koordinator baru tersebut tidak memicu pemborosan anggaran negara.

“Menko Hilirisasi ini karena menterinya satu, jadi kita memakai anggaran dari Kementerian ESDM,” imbuhnya.

Sinkronisasi Program Hilirisasi

Lebih lanjut, Bahlil memaparkan bahwa pembentukan kementerian koordinator tersebut memiliki tujuan strategis untuk menyinkronkan berbagai program lintas kementerian yang berkaitan erat dengan hilirisasi dan transisi energi.

Beberapa instansi yang dipastikan berada di bawah koordinasi tersebut meliputi Kementerian ESDM serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi. Selain itu, Bahlil membuka kemungkinan masuknya kementerian lain ke dalam lingkup koordinasi tersebut.

“Kementerian Menko Hilirisasi ini akan melakukan sinkronisasi program antara Kementerian Investasi, Kementerian Perindustrian, Kementerian ESDM, dan beberapa kementerian lain,” jelas Bahlil.

Struktur Organisasi Masih Konsolidasi

Terkait kesiapan birokrasi, Bahlil mengakui bahwa struktur organisasi Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi masih dalam tahap pembahasan. Hingga saat ini, kementerian tersebut belum memiliki perangkat pejabat seperti deputi maupun sekretaris kementerian.

“Belum punya deputi, belum punya sesmen, belum punya anggaran. Tapi tidak apa-apa, kita akan mengoptimalkan dari Kementerian ESDM,” tegasnya.

Melalui struktur baru ini, koordinasi lintas kementerian diharapkan dapat berjalan lebih efektif untuk mempercepat hilirisasi. Upaya ini menjadi bagian dari target pemerintah dalam mendorong transformasi struktur ekonomi Indonesia dari berbasis konsumsi menjadi ekonomi yang lebih produktif. (E-3)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *