Thursday, October 1

BMKG Prediksi Cuaca Cerah Berawan Selama MotoGP Mandalika 2026


Foto udara tikungan 16 Pertamina Mandalika International Street Circuit.(ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi. )

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi cuaca di kawasan Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), akan cenderung cerah berawan dengan peluang hujan yang relatif kecil selama perhelatan ajang balap bergengsi MotoGP Mandalika 2026.

“Untuk kegiatan MotoGP diprediksi curah hujan tidak ada, namun lebih ke cuaca cerah berawan,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Tri Widiarto di Mataram, Kamis (1/10).

Tri menjelaskan, kondisi cuaca bersahabat ini selaras dengan analisis BMKG yang mencatat bahwa wilayah NTB masih berada dalam periode musim kering hingga Oktober 2026. Memasuki akhir Oktober nanti, wilayah tersebut baru akan mulai memasuki fase transisi atau peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan yang puncaknya diprediksi berlangsung pada Desember.

Khusus untuk area Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, peluang terjadinya hujan saat rangkaian balapan utama yang dijadwalkan pada 9 hingga 11 Oktober 2026 mendatang tergolong sangat kecil, yakni berada pada persentase di bawah 50 hingga 30 persen saja.

“Untuk daerah Mandalika di bawah 50 sampai 30 persen. Jadi kemungkinan hujan itu kecil,” tambahnya.

Meski potensi turun hujan terbilang minim, pihak BMKG tetap memberikan imbauan khusus kepada para penonton dan wisatawan yang hadir langsung di sirkuit. Cuaca yang cerah dan terik berisiko menimbulkan paparan sinar matahari yang cukup tinggi, sehingga pengunjung diingatkan untuk mengantisipasi risiko dehidrasi selama menyaksikan jalannya balapan.

Di sisi lain, persiapan menjelang akhir pekan balapan menunjukkan progres yang sangat matang. Berdasarkan laporan sebelumnya dari Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), tingkat kesiapan infrastruktur dan teknis penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 telah mencapai angka 95 persen.

Guna mendukung kelancaran acara, sebanyak 400 marshal profesional telah dipersiapkan dan dijadwalkan mengikuti pelatihan intensif pada 5–8 Oktober 2026.

Selain itu, aspek mobilitas penonton juga menjadi perhatian utama penyelenggara. Sebanyak 118 unit kendaraan shuttle telah disiapkan khusus untuk melayani mobilitas di dalam kawasan sirkuit, ditambah dengan dukungan 35 unit shuttle dari Pemerintah Provinsi NTB guna mempermudah akses transportasi di luar kawasan.

(Ant/P-4)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *