
SUASANA penuh warna khas Mediterania langsung menyambut tamu yang datang di Rey’s Mediterranean Kitchen. Memasuki area restoran, pengunjung disambut dengan transtsi ruang yang memadukan estetika kontemporer dengan aksen interior khas Mediteranta yang hangat.
Komposisi material, pencahayaan yang terukur, serta penataan furnitur yang artistik menciptakan suasana yang intim sekaligus mewah.
“Rey’s Mediterranean Kitchen ingin menghadirkan potongan keindahan Mediterrania di Yogyakarta,” terang Aprio Rabadi, Operasional Manager Rey’s Mediterranean Kitchen, Jumat sore, (15/5).
Fokus kuliner yang berada di Jl. Raya Randugowang, Jatirejo, Sendangadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman adalah pada kualitas bahan baku dan penyajian yang unik, didukung oleh suasana ruang yang mampu memanjakan pancaindra.
Kehadiran Rey’s semakin mewarnai lanskap kuliner di Yogyakarta dan siap mencuri perhatian para pencinta gastronomi. Berbeda dengan mayoritas restoran di Jogja yang didominasi oleh kuliner Western, Asia, atau Timur Tengah, tempat baru ini berani tampil beda dengan membawa konsep Mediterranean (Mediterania) secara menyeluruh—baik dari segi menu maupun estetika bangunan.
Meski hidangan Mediterania bukan hal yang sepenuhnya baru di Kota Pelajar, manajemen optimistis bahwa tempat ini menjadi pionir dalam menghadirkan konsep yang matang dan menyeluruh.
“Kalau (menjadi) yang pertama di Jogja tidak juga, tapi secara konsep pembangunan, ini yang pertama di Yogyakarta,” ungkap sang Manager. Rey’s Mediterranean Kitchen akan mulai buka pada hari Sabtu, tanggal 16 Mei 2026 dengan jam operasional pada pukul 15.00 – 23.00.
Khas Mediterania
Ia menegaskan, Rey’s tidak hanya memilikan keunikan interior, tetapi juga menegaskan kelezatan hidangan Mediterania. “Kalau kita, (menunya lengkap) dari appetizer (makanan pembuka), salad, soup, main course (makanan utama), sampai ke dessert (makanan penutup) itu kita ada semua. Secara produk mungkin sudah ada yang mencoba, tapi secara vibe bangunan, ini yang pertama di Yogyakarta,” imbuh dia menekankan keunggulan visual dari restoran tersebut.
Melihat minimnya kompetitor yang menggarap konsep Mediterania secara serius, pihak manajemen mengaku sangat optimis dalam membaca peluang pasar di Yogyakarta. Terlebih, restoran ini mengincar segmentasi pasar yang eksklusif namun tetap kompetitif secara harga.
Untuk menjaga kualitas dan autentisitas rasa, seluruh hidangan diolah menggunakan bahan-bahan premium, mulai dari pilihan daging, ikan, hingga aneka hidangan laut (seafood). Menariknya, meski menggunakan bahan premium, harga yang ditawarkan terbilang sangat bersahabat.
Harga makanan dibanderol mulai dari kisaran Rp50.000 hingga Rp60.000-an, sementara untuk menu porsi berbagi (sharing menu), harga berkisar hingga Rp100.000. Untuk minuman, harganya mulai dari Rp25.000-an hingga pilihan menu sharing seharga Rp200.000.
“Target market kita besar karena secara konsep bangunan dan produk tidak banyak ada di Yogyakarta. Peluangnya besar banget bagi kita,” jelas sang Manager.
Head Chef, Yonada mengatakan, Wagyu, Tenderloin steak, hingga Spicy Margarita (Mocktail Rempah) patut untuk dicoba. Cita rasa yang dihadirkan merupakan perpaduan Barat dengan Timur Tengah.
Sensasi bersantap di sini juga akan terasa lebih interaktif dan teatrikal. “Ada steak wagyu dan tenderloin, terus ada nanas bakarnya juga nanti yang akan kita bawa ke depan tamu, lalu kita potongkan di situ,” lanjut Head Chef.
Hidangan daging premium ini nantinya disajikan dengan dua pilihan saus khas, yaitu Aji Amarillo dan Chimichurri. Namun demikian, pihak dapur juga tetap fleksibel jika tamu menginginkan variasi saus lainnya.
Untuk mendampingi hidangan utama yang kaya rasa, Head Bar, Anjar, menyajikan kreasi minuman yang tidak kalah unik, terutama pada lini mocktail.
“Mungkin untuk minuman yang seger-seger ya, refreshing. Itu ada campuran dari rempah-rempah dikit-dikit dan ada aroma pedasnya. Tapi ada yang spesial, mungkin itu yang mocktail ya,” kata Anjar memberikan bocoran mengenai karakter minumannya.
Perpaduan antara arsitektur bangunan berkonsep Mediterania yang estetik, hidangan premium dari appetizer hingga dessert, serta racikan minuman segar beraroma rempah diyakini akan menjadi daya tarik kuat bagi restoran ini. Tempat ini menjadi pilihan bagi mereka yang mendambakan pengalaman bersantap yang berbeda. (H-2)
Images
