Tuesday, September 22

Data Kian Menentukan Arah Strategi Brand di Era Digital


Ivan Jaya, Consumer Funding & Wealth Business Head Danamon,kedua dari kiri, saat menerima penghargaan di ajang 15th Infobank–Isentia Digital Brand Appreciation 2026.(Dok. PT Bank Danamon Indonesia)

PEMANFAATAN data semakin menjadi fondasi utama dalam strategi komunikasi perusahaan di era digital. Di tengah persaingan yang semakin ketat dan perubahan perilaku konsumen yang berlangsung cepat, perusahaan tidak lagi hanya mengandalkan eksposur semata untuk membangun merek, tetapi juga kemampuan memahami kebutuhan audiens dan menghadirkan komunikasi yang relevan.

Pendekatan berbasis data kini banyak diterapkan untuk mengukur efektivitas strategi branding, memantau sentimen publik, hingga meningkatkan kualitas interaksi dengan pelanggan. Perusahaan yang mampu mengintegrasikan data, teknologi, dan strategi komunikasi secara konsisten dinilai memiliki peluang lebih besar untuk menjaga relevansi sekaligus memperkuat posisinya di tengah kompetisi yang semakin dinamis.

Salah satu perusahaan yang menunjukkan kinerja positif dalam aspek tersebut adalah PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon). Bank ini meraih sejumlah penghargaan dalam ajang 15th Infobank–Isentia Digital Brand Appreciation 2026, yang memberikan apresiasi kepada berbagai brand di Indonesia atas kinerja mereka dalam membangun popularitas serta mengoptimalkan aktivitas merek melalui kanal digital dan internet.

Penilaian dalam ajang tersebut dilakukan melalui pengolahan data, pengukuran kinerja, serta analisis eksposur dan sentimen media. Berdasarkan hasil penilaian tersebut, Danamon dinilai berhasil menunjukkan kinerja brand digital yang kuat, tercermin dari eksposur positif dan aktivitas yang relevan di ruang publik.

Penghargaan tersebut diterima oleh Consumer Funding & Wealth Business Head Danamon, Ivan Jaya, pada 22 Mei 2026.

Menurut Ivan, pencapaian tersebut menjadi bentuk apresiasi atas berbagai upaya yang dilakukan perusahaan untuk memperkuat kehadiran dan relevansi brand di berbagai kanal digital.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya Danamon dalam memperkuat kehadiran dan relevansi brand di kanal digital dan internet. Kami akan terus mengembangkan strategi komunikasi yang berbasis data dan berorientasi pada kebutuhan nasabah, guna menghadirkan pengalaman perbankan yang lebih optimal dan berkelanjutan,” ujarnya.

Di balik capaian tersebut, Danamon menilai kinerja brand digital yang kuat dan konsisten tidak terlepas dari penguatan fondasi internal perusahaan. Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan kapabilitas organisasi, penyempurnaan strategi komunikasi, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi dan data dalam berbagai aktivitas branding.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjaga relevansi di tengah perubahan kebutuhan nasabah dan perkembangan industri jasa keuangan yang berlangsung cepat. Penguatan fondasi internal juga dinilai penting untuk memastikan setiap aktivitas komunikasi dan branding berjalan lebih terarah, terukur, dan mampu memberikan dampak yang berkelanjutan.

Pendekatan yang berbasis data menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga konsistensi eksposur positif sekaligus meningkatkan kualitas interaksi dengan nasabah dan masyarakat. Dengan dukungan teknologi dan analisis yang lebih mendalam, perusahaan dapat memahami kebutuhan audiens secara lebih akurat dan menghadirkan komunikasi yang lebih relevan.

Kondisi tersebut mencerminkan perubahan cara perusahaan membangun merek di era digital. Keberhasilan sebuah brand kini tidak lagi hanya ditentukan oleh tingkat visibilitas atau frekuensi kemunculannya di ruang publik, melainkan juga kemampuannya menciptakan hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan.

Karena itu, kehadiran di ruang digital saja tidak lagi dianggap cukup. Perusahaan dituntut mampu membangun koneksi yang bermakna dan berkelanjutan melalui komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan serta harapan masyarakat.

Bagi industri jasa keuangan, transformasi digital tidak hanya menyangkut pengembangan produk dan layanan, tetapi juga mencakup upaya memperkuat reputasi dan relevansi brand. Melalui penguatan fondasi organisasi, pemanfaatan data dan teknologi, serta strategi komunikasi yang adaptif, perusahaan berupaya menjaga kepercayaan nasabah sekaligus memperkuat daya saing di tengah perubahan lanskap industri.

Melalui pendekatan tersebut, Danamon berupaya mempertahankan kinerja brand yang relevan terhadap perkembangan industri dan kebutuhan nasabah, sekaligus memperkuat posisinya sebagai institusi keuangan yang inovatif dan berorientasi pada pengalaman nasabah yang berkelanjutan. (E-1)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *