Saturday, October 10

Dewan Kesenian Klaten Gelar Wayang Kulit, Lakon Petruk Dadi Ratu


Penyerahan tokoh Petruk oleh Staf Ahli Bupati Klaten kepada dalang Ki Jalu Tomo Pandoyo.(MI/DJOKO SARDJONO)

DEWAN Kesenian Klaten, Jawa Tengah, menggelar wayang kulit semalam suntuk di Taman Budaya Monumen Juang 45 Klaten, Jumat (9/10) malam. Pergelaran seni budaya tradisional daerah ini dalam rangka Hari Jadi ke-222 Klaten.

Pentas wayang kulit tersebut, dibawakan dalang Ki Jalu Tomo Pandoyo, dengan menyajikan lakon Petruk Dadi Ratu. Pergelaran seni tradisional ini dihadiri Bupati Klaten, Ketua DPRD, serta jajaran perangkat daerah dan Forkopimcam.

Ketua Umum Dewan Kesenian Klaten, Sunarna, dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa pergelaran wayang kulit malam ini sesuai program kegiatan Dewan Kesenian Klaten 2026, yaitu dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-222 Klaten.

“Pergelaran wayang kulit dengan lakon Petruk Dadi Ratu , yang dibawakan oleh dalang muda Klaten Ki Jalu Tomo Pandoyo, adalah dalam rangka Hari Jadi ke-222 Klaten, sekaligus untuk memberikan tontonan dan hiburan masyarakat,” jelasnya.

Menurut Sunarna, Dewan Kesenian Klaten dalam rangka menyambut peringatan Hari Wayang Dunia 7 November 2026, juga telah mengagendakan pentas wayang kulit dengan melibatkan potensi dalang lokal, termasuk dalang muda.

Sementara itu, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo diwakili Staf Ahli Joko Hendrawan mengatakan, seni wayang kulit adalah adi luhung dan mahakarya tradisi yang diakui dunia. Wayang penuh tuntunan falsafah hidup yang sarat nilai moral dan etika.

Melalui pergelaran wayang kulit malam ini, Bupati Klaten menegaskan kembali pentingnya memaksimalkan peran dan fungsi elemen pemerintah, pelaku seni, media, dan masyarakat dalam berkontribusi nyata pada pemajuan kesenian daerah.

Upaya pemajuan kesenian daerah berorientasi pada pencapaian ideologi kebudayaan kita, Tri Karsa Budaya. Yaitu, meluhurkan agar tidak punah, mengembangkan nilai-nilai seni agar tetap relevan, dan sebagai instrumen pembangunan karakter.

“Tri Karsa Budaya ini harus hadir dalam setiap deru pembangunan di Kabupaten Klaten. Karena, kebudayaan fondasi utama pembentukan karakter masyarakat yang bersatu, berdaya saing, dan berakhlak mulia,” ujar Bupati Klaten. (H-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *