
PERUSAHAAN Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) memperkenalkan solusi Ijazah Digital Nasional dalam ajang Mitra Universitas Riau Exhibition Day (MUED) 2026 sebagai upaya mendukung transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi.
Kegiatan yang berlangsung di Universitas Riau itu dibuka oleh Rektor Universitas Riau, Sri Indarti, dan dihadiri sejumlah mitra strategis, antara lain Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau, PTPN IV, Pertamina Hulu Rokan, dan Telkomsel.
Rektor Universitas Riau, Sri Indarti, mengatakan kolaborasi antara perguruan tinggi dan berbagai mitra strategis menjadi faktor penting dalam mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan.
“Universitas Riau terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan inovasi yang berdampak bagi dunia pendidikan. Melalui forum seperti MUED 2026, kami berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara perguruan tinggi, industri, dan lembaga strategis dalam mendukung transformasi digital, peningkatan kualitas layanan akademik, serta penguatan daya saing lulusan di masa depan,” ujar Sri Indarti.
IJAZAH DIGITAL
Dalam pameran tersebut, Peruri memperkenalkan Ijazah Digital Nasional yang dilengkapi Tanda Tangan Elektronik dan Stempel Elektronik. Solusi ini ditujukan untuk meningkatkan keamanan dokumen akademik, mencegah pemalsuan, serta mempercepat proses verifikasi lulusan oleh institusi pendidikan maupun dunia kerja.
Selain itu, Peruri juga memaparkan konsep SuperApps Kampus, sebuah platform yang mengintegrasikan layanan akademik dan administrasi dalam satu aplikasi. Layanan tersebut mencakup pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), akses Kartu Hasil Studi (KHS), pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), hingga layanan pengembangan karier.
Seluruh layanan dalam platform tersebut didukung teknologi Single Sign-On (SSO) melalui Peruri Id yang dirancang untuk meningkatkan keamanan data sekaligus memudahkan akses bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.
EKOSISTEM TERINTEGRASI
Direktur Digital Business Peruri, Farah Fitria Rahmayanti, menegaskan bahwa transformasi digital pendidikan memerlukan ekosistem yang terintegrasi dan tepercaya.
“Transformasi digital pendidikan bukan hanya tentang memindahkan layanan ke platform digital, tetapi juga membangun ekosistem yang terintegrasi, aman, dan mampu memberikan pengalaman layanan yang lebih baik. Peruri hadir untuk mendukung perguruan tinggi Indonesia menuju layanan pendidikan yang lebih modern, efisien, dan tepercaya,” kata Farah.
Peruri menyatakan partisipasinya dalam MUED 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung sinergi antara dunia pendidikan dan industri. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat tata kelola pendidikan yang adaptif serta mendukung pengembangan sumber daya manusia yang siap menghadapi era ekonomi digital. (E-2)
