Monday, September 21

Direktur FBI Kash Patel Cekcok dengan Senator Soal Isu Mabuk di Jam Kerja


Direktur FBI Kash Patel(Media Sosial X)

SUASANA ruang sidang Komite Alokasi Senat Amerika Serikat mendadak memanas pada Selasa sore waktu setempat. Direktur FBI, Kash Patel, terlibat adu mulut sengit dengan Senator Demokrat asal Maryland, Chris Van Hollen, terkait laporan miring mengenai perilaku pribadinya yang dinilai mengganggu kinerja profesional.

Ketegangan bermula saat Senator Van Hollen membacakan pernyataan pembuka yang menyoroti kepemimpinan Patel. Van Hollen menyinggung laporan media mengenai kebiasaan minum alkohol Patel yang berlebihan, pemecatan agen kontra-intelijen yang mengawasi ancaman Iran, hingga langkah kontroversial pengiriman surat panggilan (subpoena) kepada sejumlah jurnalis.

Sorotan terhadap Kehidupan Pribadi

Van Hollen menegaskan ia sebenarnya tidak peduli dengan urusan privat sang Direktur FBI, selama hal tersebut tidak menghambat tugas negara.

“Direktur Patel, saya tidak peduli sedikit pun tentang kehidupan pribadi Anda,” ujar Van Hollen. “Saya tidak peduli apa yang Anda lakukan di waktu luang dan dengan uang Anda sendiri, kecuali jika hal itu mulai mengganggu tanggung jawab publik Anda.”

Pernyataan ini merujuk pada laporan majalah The Atlantic yang mengeklaim Patel telah “membuat rekan-rekan kerjanya khawatir dengan episode minum berlebihan dan absennya dia tanpa alasan yang jelas.”

Bahkan, Van Hollen melontarkan tuduhan yang lebih spesifik. “Anda tidak bisa menjalankan tugas publik jika Anda tidak berdaya (incapacitated),” lanjutnya, seraya mengutip laporan yang menyebutkan Patel pernah berada dalam kondisi mabuk berat sehingga stafnya terpaksa masuk secara paksa ke rumahnya.

Pembelaan dan Serangan Balik

Kash Patel tidak tinggal diam. Ia yang telah melayangkan gugatan hukum terhadap The Atlantic atas laporan tersebut, membantah keras semua tuduhan. Patel menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mabuk saat sedang bertugas.

Dalam serangan baliknya, Patel justru menyindir balik Van Hollen dengan mengungkit sebuah pertemuan sang Senator dengan Kilmar Abrego Garcia, seorang pria yang sempat dideportasi secara keliru. Patel menuduh Van Hollen “menenggak margarita” bersama seorang narapidana. Tuduhan ini langsung dibantah oleh pihak Van Hollen yang menyatakan tidak ada aktivitas minum alkohol dalam pertemuan tersebut.

Tantangan Tes Alkohol

Adu mulut terus berlanjut hingga keduanya saling bicara bersamaan. Di tengah perdebatan yang makin runcing, Van Hollen melayangkan pertanyaan apakah Patel bersedia menjalani tes pendeteksi masalah alkohol, serupa dengan standar yang diterapkan di militer.

Menanggapi tantangan tersebut, Patel menjawab dengan nada menantang.

“Saya akan menjalani tes apa pun yang Anda inginkan,” tegas Patel. Ia kemudian menambahkan, “Ayo lakukan. Berdampingan (dengan Anda).”

Sidang ini menjadi sorotan publik karena menunjukkan keretakan hubungan dan minimnya kepercayaan antara pimpinan lembaga penegak hukum tertinggi di AS dengan anggota legislatif yang mengawasi anggarannya. (CNN/Z-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *