
PENGGUNAAN obat golongan GLP-1 seperti Ozempic dan Wegovy kian populer untuk penurunan berat badan. Namun, di balik efektivitasnya, muncul laporan mengenai efek samping yang meresahkan pengguna, kerontokan rambut yang signifikan.
Para ahli medis menegaskan bahwa fenomena ini nyata, namun biasanya bersifat sementara. Kerontokan ini umumnya bukan disebabkan oleh zat kimia dalam obat tersebut secara langsung, melainkan respons tubuh terhadap perubahan fisik yang drastis.
Dr. Nida Latif, dokter spesialis obesitas di Westland, MI, menjelaskan bahwa kondisi ini disebut telogen effluvium. Ini adalah jenis penipisan rambut yang dipicu oleh stres fisiologis, serupa dengan yang dialami wanita beberapa bulan setelah melahirkan.
“Bukti saat ini menunjukkan telogen effluvium didorong oleh stres fisiologis, bukan efek farmakologis langsung dari obat tersebut,” ujar Dr. Latif.
Beberapa faktor pemicu utama meliputi:
- Penurunan Berat Badan Cepat: Tubuh mengalami syok saat kehilangan massa tubuh dalam waktu singkat.
- Kurang Asupan Protein: Penurunan nafsu makan membuat pengguna sering melewatkan asupan protein yang krusial untuk pertumbuhan rambut.
- Defisiensi Mikronutrien: Penurunan kalori yang ekstrem sering kali disertai penurunan kadar zat besi, feritin, B12, vitamin D, dan seng.
Seberapa Umum Kondisi Ini?
Dalam uji klinis, tingkat kerontokan rambut dilaporkan berkisar antara 2% hingga 5%. Namun, dalam praktik nyata, Dr. Latif menyebutkan sekitar 40% hingga 50% pasiennya melaporkan adanya peningkatan kerontokan rambut setelah menggunakan semaglutide atau tirzepatide.
Data riset tahun 2026 juga menunjukkan perbedaan gender yang mencolok. Sekitar 7% wanita yang menggunakan Zepbound melaporkan kerontokan rambut, dibandingkan hanya 0,5% pada pria. Hal ini diduga berkaitan dengan rata-rata penurunan berat badan yang lebih besar pada wanita serta faktor hormonal.
“Kurangnya ekspektasi sering kali menyebabkan kekhawatiran yang tidak perlu atau penghentian penggunaan obat secara prematur,” kata Dr. Nida Latif.
Langkah Pencegahan dan Penanganan
Para ahli menyarankan beberapa langkah bagi pengguna GLP-1 untuk meminimalkan risiko:
- Prioritaskan Protein: Targetkan 25 hingga 30 gram protein di setiap sesi makan.
- Cek Laboratorium: Pastikan kadar zat besi, vitamin D, dan tiroid normal sebelum memulai pengobatan.
- Jangan Terlalu Cepat: Jika berat badan turun lebih dari 1-1,5% per minggu, konsultasikan dengan dokter untuk penyesuaian dosis.
- Gunakan Multivitamin: Membantu mengisi celah nutrisi akibat berkurangnya porsi makan.
Kabar baiknya, rambut biasanya akan tumbuh kembali dalam waktu tiga hingga enam bulan setelah berat badan stabil dan nutrisi terpenuhi. Para dokter menekankan bahwa kerontokan rambut bukan alasan medis untuk menghentikan pengobatan jika obat tersebut bekerja efektif untuk kesehatan pasien secara keseluruhan. (Yahoo News/Z-10)
