Friday, September 25

Evakuasi Terhambat Posisi Miring, Basarnas Harap Pengangkatan KM Virgo Transport 8 Dipercepat


Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana.(Dok. Antara)

BADAN Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mendorong perusahaan pemilik KM Virgo Transport 8 untuk segera mempercepat proses salvage atau pengangkatan badan kapal. Langkah ini dinilai krusial guna mempermudah proses evakuasi korban kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8 yang masih terjebak di dalam bangkai kapal.

Kepala Kantor SAR Kelas A Banjarmasin sekaligus SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, menjelaskan bahwa kondisi kapal yang miring dan tidak stabil menjadi kendala utama bagi tim penyelam. Posisi tersebut membatasi akses ke sejumlah ruangan kapal karena risiko keselamatan yang tinggi bagi personel.

“Hanya faktor cuaca dan faktor kondisi kapal. Karena kapal posisinya miring, ada bagian-bagian yang tidak bisa dilalui oleh penyelam karena membahayakan dan berisiko untuk keselamatan. Jadi percepatan operasi salvage ini akan sangat membantu tim SAR,” ujar Putu dalam konferensi pers di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Jumat (25/9) malam.

Kendala Teknis dan Risiko Penyelaman

Putu memaparkan bahwa setiap kegiatan pencarian di bawah air harus melalui asesmen keselamatan yang ketat. Jika posisi kapal dikembalikan ke kondisi semula melalui proses pengangkatan, tim SAR gabungan akan lebih mudah menjangkau ruangan-ruangan yang sebelumnya sulit ditelusuri.

“Begitu itu dilaksanakan, tim SAR gabungan lebih mudah untuk proses evakuasi korban di dalam bangkai kapal karena sudah diangkat dan dibalikkan. Jadi, seperti kapal biasa, kita bisa mencari di semua ruangan,” tambahnya.

Terkait pelaksanaan salvage, Putu menegaskan bahwa hal tersebut bukan merupakan wewenang Basarnas, melainkan tanggung jawab perusahaan pemilik kapal dan pihak asuransi. Basarnas hanya berperan mendorong percepatan agar proses pencarian korban dapat berjalan optimal.

Hingga Jumat pukul 22.00 Wita, operasi SAR yang telah memasuki hari ke-13 ini masih terus berlangsung. Basarnas memastikan seluruh unsur, mulai dari personel, alat utama (alut), hingga fasilitas pendukung di darat, tetap siaga untuk melakukan pencarian baik melalui jalur laut, udara, maupun darat dengan tetap mengutamakan prosedur keselamatan. (Ant/H-3)

 



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *