Saturday, September 26

Gelombang Panas Ekstrem Ancam Kesehatan Mental Anak, Ini Temuan Peneliti


ilustrasi(Magnific)

DAMPAK dari perubahan iklim dan kenaikan suhu bumi kini tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga mulai mengancam kesehatan mental kelompok paling rentan, anak-anak. Sebuah studi ilmiah terbaru mengungkapkan adanya keterkaitan erat antara paparan suhu panas ekstrem dan meningkatnya risiko masalah kesehatan mental serta gangguan perilaku pada anak-anak dan remaja.

Penelitian tersebut menyoroti lonjakan suhu udara yang terjadi selama gelombang panas dapat memengaruhi fungsi neurologis dan emosional anak. Saat tubuh berjuang untuk mengatur suhu dalam kondisi cuaca yang sangat panas, tingkat stres fisik meningkat, yang kemudian berdampak langsung pada regulasi emosi, tingkat kecemasan, serta kemampuan fokus anak.

Hasil riset menunjukkan selama periode suhu tinggi, terdapat peningkatan signifikan pada kunjungan rumah sakit dan fasilitas kesehatan terkait masalah kesehatan mental anak. Gejala yang paling sering dilaporkan meliputi tingginya tingkat kecemasan (anxiety), perubahan suasana hati (mood swings), impulsivitas, hingga peningkatan gangguan perilaku agresif di sekolah maupun di rumah.

Para ilmuwan menjelaskan anak-anak lebih rentan terhadap dampak panas ekstrem dibandingkan orang dewasa karena sistem regulasi suhu tubuh mereka yang belum berkembang secara sempurna. Selain faktor biologis, kondisi panas yang menyengat sering kali mengganggu kualitas tidur malam hari serta membatasi aktivitas fisik di luar ruangan. Kombinasi dari kurang tidur, isolasi mandiri di dalam ruangan, dan stres akibat cuaca buruk ini semakin memperburuk kesejahteraan psikologis anak.

Temuan ini memberikan peringatan penting bagi para orang tua, pengajar, serta pembuat kebijakan publik untuk tidak mengabaikan dampak psikologis dari cuaca ekstrem. Perlindungan terhadap anak-anak di masa mendatang tidak lagi hanya berfokus pada kecukupan hidrasi dan pencegahan kelelahan fisik (heat exhaustion), tetapi juga memerlukan perhatian khusus pada kondisi kesehatan mental dan emosional mereka saat menghadapi lonjakan suhu ekstrem. (Earth/Z-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *