
TIMNAS Ekuador menjaga asa melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan timnas Jerman 2-1 pada laga terakhir Grup E di Stadion MetLife, New Jersey, Junat (26/6) dini hari WIB. Kemenangan itu membuat Ekuador finis di peringkat ketiga grup dengan 4 poin dari tiga laga.
Jerman, meski kalah, tetap memuncaki klasemen Grup E dengan 6 poin. Mereka unggul selisih gol atas timnas Pantai Gading yang pada laga terakhir menang 2-0 atas timnas Curacao. Hasil tersebut membuat persaingan Grup E ditutup dengan ketegangan hingga pertandingan terakhir.
Laga baru berjalan dua menit ketika Jerman langsung menghentak. Leroy Sane membawa tim asuhan Julian Nagelsmann unggul 1-0 setelah memanfaatkan assist Florian Wirtz. Gol cepat itu sempat memberi kesan Jerman akan mengontrol jalannya pertandingan.
Namun, Ekuador merespons dengan cepat. Pada menit ke-9, Nilson Angulo menyamakan kedudukan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti setelah menerima umpan Pedro Vite. Gol tersebut mengubah momentum dan membuat tim asuhan Sebastian Beccacece tampil lebih berani.
Nilson Angulo dan Gonzalo Plata Jadi Pembeda
Setelah skor imbang 1-1, pertandingan berlangsung ketat. Jerman berusaha kembali menekan melalui kreativitas Jamal Musiala dan Florian Wirtz, sementara Ekuador mengandalkan transisi cepat serta keberanian para pemain depan mereka dalam menyerang ruang.
Drama terjadi pada menit ke-47 ketika Jerman sempat mendapatkan hadiah penalti. Namun, keputusan itu dianulir setelah tinjauan VAR. Momen tersebut menjadi titik penting karena Ekuador tetap mampu menjaga skor imbang dan tidak kehilangan kendali mental di awal babak kedua.
Gol penentu Ekuador lahir pada menit ke-77. Gonzalo Plata mencetak gol kedua setelah menerima umpan sundulan Kevin Rodriguez dalam skema sepak pojok. Penyelesaian Plata memastikan Ekuador berbalik unggul 2-1 dan membuat Jerman harus mengejar pada sisa laga.
Wasit Tori Penso memimpin pertandingan yang berlangsung dengan tensi tinggi tersebut. Ekuador kemudian mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir, sekaligus membuka peluang lolos sebagai salah satu peringkat ketiga terbaik Piala Dunia 2026.
Ringkasan Pertandingan
| Pertandingan | Ekuador vs Jerman |
| Skor | Ekuador 2-1 Jerman |
| Kompetisi | Grup E Piala Dunia 2026 |
| Stadion | Stadion MetLife, New Jersey |
| Gol | Leroy Sane 2′; Nilson Angulo 9′; Gonzalo Plata 77′ |
| Wasit | Tori Penso |
Susunan Pemain
Ekuador: Hernan Galindez, Alan Franco (Angelo Preciado 64′), Joel Ordonez, Willian Pacho, Piero Hincapie (Pervis Estupinan 71′), John Yeboah (Felix Torres 85′), Moises Caicedo, Pedro Vite, Nilson Angulo (Jordy Caicedo 85′), Gonzalo Plata, Enner Valencia (Kevin Rodriguez 64′).
Pelatih Ekuador: Sebastian Beccacece.
Jerman: Manuel Neuer, Joshua Kimmich (Malick Thiaw 60′), Jonathan Tah, Antonio Rudiger, Leroy Sane, Felix Nmecha (Maximilian Beier 64′), Aleksandar Pavlovic (Angelo Stiller 45′), David Raum, Jamal Musiala, Florian Wirtz (Pascal Gross 73′), Kai Havertz (Deniz Undav 60′).
Pelatih Jerman: Julian Nagelsmann.
Kemenangan ini menjadi hasil krusial bagi Ekuador. Dengan koleksi 4 poin, mereka belum otomatis aman, tetapi posisi sebagai peringkat ketiga memberi peluang untuk masuk ke babak 32 besar. Bagi Jerman, kekalahan ini menjadi peringatan meski posisi puncak Grup E tetap berada dalam genggaman.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
