
KEMENTERIAN Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi membuka gelaran International Mathematics and Science Olympiad (IMSO) ke-23. Ajang bergengsi tingkat internasional ini diselenggarakan melalui kolaborasi Direktorat Sekolah Dasar dengan Klinik Pendidikan MIPA (KPM) serta Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, membuka secara resmi kompetisi ini di Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kemendikdasmen, Depok, Jawa Barat, pada Sabtu (3/10). Sebanyak 404 murid sekolah dasar dari 23 negara akan berkompetisi mulai tanggal 2 hingga 7 Oktober 2026.
Dalam sambutannya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menekankan bahwa IMSO-23 bukan sekadar ajang kompetisi akademik, melainkan wadah kolaborasi global.
Sesuai dengan tema “Where Young Minds Meet, Discover, Compete, and Inspire!”, ia berharap ajang ini mampu membangun jaringan antar-generasi muda berprestasi di seluruh dunia.
“Kami berharap IMSO tidak hanya menjadi arena bertanding, tetapi juga sarana membangun rasa kebersamaan, berbagi pengalaman, dan memperluas jaringan antar-generasi muda berprestasi dari berbagai belahan dunia,” ujar Abdul Mu’ti sebagaimana dikutip dari keterangan resmi.
Makna Historis: IMSO Pulang ke Rumah
Penyelenggaraan tahun ini memiliki arti yang sangat mendalam bagi Indonesia. Ketua Umum IMSO, Raden Ridwan Hasan Saputra, menyebutkan bahwa IMSO-23 merupakan momentum “pulang ke rumah”. Hal ini karena Indonesia adalah negara tempat olimpiade internasional ini pertama kali dicetuskan dan dilaksanakan pada 2004 di Jakarta.
Setelah sempat berkeliling ke berbagai negara dan diselenggarakan secara daring pada masa pandemi (2020–2023), serta dilaksanakan di Malaysia pada 2025, IMSO kini kembali ke tanah air untuk memperkuat semangat pengembangan talenta matematika dan sains sejak dini.
| Kategori | Keterangan |
|---|---|
| Waktu Pelaksanaan | 2 – 7 Oktober 2026 |
| Jumlah Peserta | 404 Murid |
| Jumlah Negara | 23 Negara |
| Delegasi Indonesia | 63 Peserta (32 Matematika, 31 Sains) |
| Kategori Lomba | Teori I, Teori II, Eksplorasi & Eksperimen |
Persiapan dan Rangkaian Kegiatan
Indonesia menurunkan 63 peserta terbaik yang telah melalui proses seleksi ketat. Para peserta ini berasal dari peraih medali Olimpiade Sains Nasional (OSN) serta jalur seleksi mandiri tiga tahap oleh KPM.
Sebelum bertanding, mereka telah menjalani karantina dan pembinaan intensif pada 25–30 September 2026 yang mencakup pengasahan logika hingga penguatan karakter dan budi pekerti.
Selain fokus pada kompetisi akademik yang berlangsung pada 4–5 Oktober, para peserta juga akan diajak mengenal kekayaan budaya Indonesia. Rangkaian acara mencakup permainan tradisional, Cultural Night, hingga kunjungan wisata (city tour) ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Upacara pembukaan sendiri ditandai dengan Parade of Nations dan pemukulan gong oleh Mendikdasmen. Seluruh rangkaian kegiatan IMSO-23 dijadwalkan akan ditutup secara resmi pada 6 Oktober 2026, menandai berakhirnya pertemuan talenta muda matematika dan sains dunia di Indonesia. (Z-1)
