Tuesday, September 29

Investasi Strategis Pertamina NRE di CREC Filipina Hasilkan ROI 43,4 Persen


ilustrasi(Pertamina NRE)

Strategi investasi Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) pada Citicore Renewable Energy Corporation (CREC) Filipina terbukti membuahkan hasil signifikan. Setelah mengakuisisi 20% saham pada Juni 2025, Pertamina NRE kini mulai memetik dividen seiring dengan lonjakan kinerja dan harga saham perusahaan energi terbarukan tersebut.

Hingga Triwulan II 2026, kapitalisasi pasar CREC tercatat meningkat tajam dari sekitar US$600 juta menjadi mendekati US$900 juta. Pertumbuhan hampir 50% dalam setahun ini menegaskan ketepatan keputusan strategis Pertamina NRE, baik dari sisi keekonomian maupun disiplin tata kelola investasi.

Corporate Secretary Pertamina NRE, Sri Nur Hidayati, menyatakan bahwa pencapaian ini membuktikan efektivitas strategi investasi anorganik perusahaan dalam menghasilkan imbal hasil sekaligus memperkuat posisi di sektor energi bersih regional.

“Pembagian dividen dari CREC dalam kurun waktu setahun menjadi bukti bahwa investasi kami tidak hanya memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang, tetapi juga memberikan manfaat finansial nyata. Keberhasilan ini memperkuat komitmen Pertamina NRE dalam mengembangkan portofolio investasi yang sehat dan produktif,” ujar Sri dalam siaran pers, Senin (29/6).

Selain kontribusi finansial, investasi ini memperkokoh portofolio energi terbarukan Pertamina NRE di Asia Tenggara. Perusahaan terus memantau eksekusi strategi CREC guna memastikan optimalisasi penciptaan nilai (value creation) yang berkelanjutan.

Direktur CREC yang mewakili Pertamina NRE, Eri Reksoprojo, menekankan bahwa kolaborasi ini merupakan investasi strategis yang saling menguntungkan (mutually beneficial). Ia mengungkapkan bahwa investasi ini telah menghasilkan Return on Investment (ROI) yang menggembirakan sebesar 43,4%.

“Bergabungnya Pertamina NRE bukan sekadar investasi finansial strategis, tetapi juga mendorong perluasan kerja sama dengan CREC sebagai mitra untuk memperkuat portofolio investasi PNRE. Capaian ROI 43,4% ini mencerminkan inisiatif investasi yang disiplin, akuntabel, dan mengedepankan tata kelola serta fundamental bisnis yang baik,” jelas Eri.

Dukungan Danantara Investment Management

Langkah strategis Pertamina NRE juga mendapat apresiasi dari Danantara Investment Management. Investasi ini dinilai memiliki nilai strategis jangka panjang dalam memperkuat kerja sama energi bersih di kawasan ASEAN.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Investment Management, Pandu Patria Sjahrir, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif Pertamina NRE di CREC. Menurutnya, terdapat potensi besar dalam bentuk cross selling antarnegara tetangga.

“Ini bukan sekadar value creation, tetapi ada nilai strategis jangka panjang seperti potensi ekspor produk panel surya (solar PV) produksi anak usaha PNRE, transfer teknologi, hingga penempatan tenaga kerja Indonesia di industri energi terbarukan Filipina yang sedang berkembang pesat,” kata Pandu.

Ke depan, Pertamina NRE berkomitmen memperkuat strategi investasi yang berorientasi pada penciptaan nilai. Kemitraan dengan CREC diharapkan membuka peluang kolaborasi proyek baru, transfer pengetahuan, serta penguatan kompetensi untuk mendukung percepatan transisi energi dan ketahanan energi nasional. (E-3)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *