
PEMBALAP Red Bull, Isack Hadjar, menyambut gembira hasil manis yang diraihnya di Baku City Circuit. Pembalap asal Prancis tersebut sukses menyelesaikan Momen kebangkitannya usai absen selama “enam minggu yang sangat panjang” akibat cedera dengan mengamankan podium ketiga pada ajang Formula 1 Grand Prix Azerbaijan.
Hadjar sebelumnya terpaksa melewatkan tiga balapan di Zandvoort, Monza, dan lintasan baru Madring selama sebulan terakhir. Hal itu terjadi setelah ia mengalami cedera pergelangan tangan saat menjalani sesi latihan di jeda musim panas.
Setelah mendapatkan lampu hijau dari tim medis untuk kembali membalap di Azerbaijan, Hadjar secara bertahap membangun kecepatannya sepanjang sesi latihan. Ia berhasil mengamankan posisi Start keempat pada kualifikasi sebelum akhirnya finis di urutan ketiga pada balapan utama.
Hasil ini menjadi podium ketiga sepanjang karier Hadjar di F1, sekaligus menjadi podium pertama yang ia rasakan benar-benar diraih “atas dasar kecepatan murni.” Sebelumnya, dua podium yang diraihnya terjadi berkat memanfaatkan momen gagal finis Lando Norris pada GP Belanda 2025 saat masih membela Racing Bulls, serta penalti yang didapatkan Pierre Gasly di Monako awal tahun ini.
Meluapkan kegembiraannya usai balapan, Hadjar mengaku sangat bersyukur bisa kembali membalap dengan kompetitif.
“Saya bahagia. Ini adalah enam minggu yang sangat panjang. Sudah sekitar enam minggu sejak terakhir kali saya menikmati diri saya sendiri,” ujar Hadjar.
“Saya pikir ini adalah waktu yang tepat untuk kembali. Saya merasa kuat. Akhir pekan ini saya benar-benar melakukannya selangkah demi selangkah. Ini adalah lintasan di mana Anda bisa berakhir di dinding pembatas dengan sangat cepat, dan saya tidak membutuhkan hal itu untuk membangun kepercayaan diri. Prosesnya sangat lambat, tetapi itu membawa saya ke sini,” tambahnya.
Ia juga menegaskan rasa bangganya atas pencapaian di sirkuit jalan raya Baku tersebut. “Saya sangat, sangat bahagia untuk podium pertama yang sebenarnya atas dasar kecepatan murni. Saya sangat, sangat gembira.”
Selain meraih hasil impresif, kondisi fisik Hadjar juga makin menjanjikan. Pergelangan tangannya yang sedang dalam masa pemulihan terbukti mampu bertahan dengan baik selama menempuh 51 putaran balapan pada Sabtu sore waktu setempat. Hal ini menjadi modal berharga baginya menyongsong fase akhir musim 2026 yang kian padat.
“Saya benar-benar puas,” kata Hadjar. “Meskipun sedikit mati rasa, saya bahagia. Saya sangat tidak sabar untuk kembali membalap. Ini akan menjadi jadwal yang sangat padat. Saya tidak sabar untuk tampil di Sepang.” (Formula 1/Z-2)
