
TAHAPAN Sistem Penerimaan Murid Baru Jawa Timur atau SPMB Jatim 2026 memasuki fase krusial. Setelah proses pengambilan Personal Identification Number (PIN) resmi ditutup pada 9 Juni lalu, Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur mulai membuka pendaftaran Jalur Domisili untuk jenjang SMA dan SMK pada hari ini, Kamis (11/6).
Kepala Dindik Jatim, Aries Agung Paewai, menegaskan bahwa tidak ada perpanjangan waktu untuk pengambilan PIN. Berdasarkan data Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (TIKP) per 10 Juni 2026, tercatat sebanyak 296.287 calon murid telah berhasil diverifikasi dan mendapatkan PIN dari total 316.078 pemohon.
“Alhamdulillah untuk tahapan pengambilan PIN sudah rampung. Bagi calon murid yang belum mendapatkan jangan patah semangat. Sebab, di sekolah swasta juga memberikan beasiswa, kualitas sekolah sama,” ujar Aries di Surabaya.
- Total Pengaju PIN: 316.078 calon murid
- PIN Terverifikasi: 296.287 calon murid
- Gagal Mendapatkan PIN: 4.006 calon murid
- Peserta Simulasi: 146.503 calon murid
Fokus Jalur Domisili: Jarak dan Waktu Jadi Penentu
Jalur Domisili yang dibuka pada 11-12 Juni 2026 menyediakan kuota sebesar 35 persen untuk jenjang SMA dan 10 persen untuk SMK. Aries mengingatkan para pendaftar untuk sangat memperhatikan waktu pendaftaran dan rayon sekolah.
Berbeda dengan jalur prestasi akademik murni, pemeringkatan pada Jalur Domisili didasarkan pada tiga variabel utama: nilai, jarak tempat tinggal ke sekolah, dan waktu pendaftaran. Kecepatan melakukan pendaftaran secara daring menjadi faktor penentu jika terdapat kesamaan jarak dan nilai antarcalon peserta didik.
“Simulasi pendaftaran yang kami gelar sebelumnya bertujuan agar siswa memiliki gambaran mengenai rayon reguler maupun sebaran sesuai domisili serta jarak sekolah tujuan,” tambah Aries.
Kendala Teknis Selama Tahapan Awal
Dindik Jatim mencatat sejumlah kendala yang dialami calon murid selama proses pengambilan PIN, di antaranya:
- Lupa tanggal penerbitan Kartu Keluarga (KK) saat login.
- Sekolah asal (SMP/MTs) belum menginput nilai rapor ke sistem.
- Kesalahan pemilihan kondisi KK atau Surat Keterangan Domisili (SKD).
- Adanya pengajuan pembatalan verifikasi akibat kesalahan input nilai atau perubahan status disabilitas.
Jadwal Tahapan SPMB Jatim Selanjutnya
Setelah Jalur Domisili berakhir, Dindik Jatim telah menyiapkan rangkaian jadwal untuk jalur lainnya:
| Jalur Pendaftaran | Tanggal Pelaksanaan | Kuota |
|---|---|---|
| Jalur Domisili SMA/SMK | 11 – 12 Juni 2026 | SMA 35%, SMK 10% |
| Afirmasi, Mutasi, Prestasi Lomba | 17 – 18 Juni 2026 | Afirmasi SMA 30%, SMK 15% |
| Prestasi Akademik SMA | 24 – 25 Juni 2026 | 25% |
| Prestasi Akademik SMK | 30 Juni – 1 Juli 2026 | 65% |
Masyarakat diimbau untuk terus memantau portal resmi SPMB Jatim guna memastikan data koordinat domisili telah sesuai agar tidak terjadi kendala saat proses pemeringkatan otomatis oleh sistem. (Ant/H-4)
