
DOKTER spesialis gizi klinik, Diana Felicia Suganda, (M.Kes), mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi kopi secara berlebihan saat kondisi tubuh sedang mengalami kelelahan. Alih-alih memberikan energi berkelanjutan, kafein dalam kopi justru berisiko mempercepat dehidrasi dan membuang mineral penting dalam tubuh.
Menurut Diana, kopi memiliki sifat diuretik yang merangsang ginjal untuk memproduksi urine lebih banyak. Proses ini menyebabkan natrium dan cairan elektrolit yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga fokus serta stamina justru terbuang keluar.
“Justru kalau (minum) kopi ya bikin kita akan merasa ada stimulan sesaat ya (saat lelah itu),” ujar Diana dilansir dari Antara, Selasa (19/5).
Ia menjelaskan bahwa pengeluaran urine yang meningkat akan mempercepat tubuh mengalami dehidrasi. Padahal, saat lelah, tubuh sangat membutuhkan keseimbangan cairan dan elektrolit seperti natrium, kalium, kalsium, dan magnesium untuk mendukung fungsi otot serta sistem saraf.
Sebagai alternatif, Diana menyarankan masyarakat, terutama yang aktif berolahraga, untuk lebih memilih cairan yang mengandung elektrolit guna mengembalikan energi dan menahan rasa lelah. Elektrolit berperan vital dalam mengatur tekanan darah serta mendukung fungsi jantung.
Meski demikian, konsumsi kopi tidak dilarang sepenuhnya. “Jadi memang kalau memang butuh kopi sebagai pre-workout silakan. Tapi pastikan, tadi, rehidrasilah dengan cairan. Cairan cukup, elektrolit juga cukup,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kebutuhan cairan setiap individu berbeda-beda dan harus disesuaikan dengan berat badan masing-masing, mengingat sekitar 60 hingga 65 persen komposisi tubuh manusia terdiri dari cairan. (Z-10)
