
KEMARAU berkepanjangan yang memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus meluas di Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung. Dalam dua hari terakhir, kabut asap pekat akibat karhutla dilaporkan menyelimuti sejumlah wilayah di kabupaten tersebut dan mulai mengganggu aktivitas harian warga.
Menanggapi kondisi lingkungan yang memburuk, Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka mengimbau seluruh masyarakat, khususnya anak-anak yang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian, untuk disiplin menggunakan masker saat berada di luar rumah.
“Setiap hari banyak sekali kejadian Karhutla di Kabupaten kita ini, asapnya sudah mengganggu aktifitas warga,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka, Nora Sukma Dewi, Minggu (27/9).
Langkah pencegahan ini dinilai krusial untuk menekan risiko penularan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak usia sekolah.
“Kalau keluar rumah gunakan masker, khususnya anak-anak yang masih bersekolah, agar tidak terkena penyakit Ispa,” imbaunya.
Nora membeberkan bahwa jumlah kasus ISPA akibat paparan asap karhutla saat ini mengalami lonjakan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Berdasarkan data fasilitas kesehatan setempat, jumlah pasien yang mengeluhkan gangguan pernapasan telah menembus angka ribuan.
“Sejak kejadian karhutla meningkat, kasus ispa pun ikut meningkat, hingga saat ini ada 5000 lebih warga yang berobat ke sejumlah Fasilitas kesehatan dan Puskesmas untuk berobat penyakit Ispa,” jelas Nora.
Meski pengukuran parameter kualitas udara secara teknis belum dirilis, Dinkes Kabupaten Bangka mengambil langkah antisipatif melihat secara visual tingginya intensitas asap dan melonjaknya angka kesakitan masyarakat.
“Memang kita belum mengetahui kualitas udara di Kabupaten Bangka, namun secara kasat mata melihat tingginya kasus karhutla dan kasus ispa, maka kami sarankan gunakan masker,” ucap Nora.
Dinkes terus mengingatkan agar imbauan penggunaan masker ini dipatuhi oleh seluruh warga yang harus melakukan kegiatan di luar ruangan guna mencegah penambahan kasus ISPA baru di Kabupaten Bangka. (Z-2)
