
KETUA Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) Retno Pinasti memberikan penghormatan tinggi kepada lima jurnalis yang dinyatakan hilang saat bertugas di wilayah Anak Krakatau. Retno menilai mereka sebagai insan pejuang informasi yang menunjukkan dedikasi paripurna bagi jurnalisme publik di tengah tantangan era kecerdasan buatan (AI).
“Ini saya rasa adalah bentuk dedikasi paripurna bagi jurnalisme Indonesia, jurnalisme publik di era AI,” ujar Retno dalam acara “Doa Bersama dan Solidaritas untuk 5 Jurnalis” dilansir dari Antara, Jakarta, Senin (21/9).
Retno menekankan bahwa di era saat ini, teknologi AI sering kali digunakan untuk merekayasa visual dan menyebarkan informasi palsu atau hoaks. Menurutnya, kelima jurnalis tersebut memilih jalan yang sulit dengan terjun langsung ke lapangan demi menyajikan fakta visual yang autentik dan akurat kepada masyarakat.
“Kelima teman kita memilih untuk berjuang bahkan mempertaruhkan keselamatannya untuk mendapatkan fakta dan bukti dari sebuah peristiwa, dari sebuah bencana untuk disampaikan kepada publik,” lanjutnya.
Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap rombongan jurnalis dan kru kapal cepat KM Arupadatu I di perairan Selat Sunda telah resmi dihentikan pada Kamis (17/9) petang. Gubernur Banten Andra Soni menyatakan penutupan operasi dilakukan setelah 10 hari penyisiran tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban maupun bangkai kapal.
Adapun lima jurnalis yang dinyatakan hilang adalah M Bagus Khoirunas (Kantor Berita ANTARA), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudhistiro (iNews), Firdaus (Anadolu), dan Donal (jurnalis lepas). Selain jurnalis, tiga kru kapal yakni Warta (kapten), Surakman (ABK), dan Heriyanto (pemandu) juga belum ditemukan sejak hilang kontak pada Senin (7/9) pukul 14.00 WIB.
Meski operasi gabungan telah ditutup, pemerintah daerah dan Basarnas memastikan pencarian dapat dibuka kembali sewaktu-waktu jika ditemukan petunjuk baru. Retno pun menyampaikan simpati mendalam kepada keluarga korban dan berharap komunitas jurnalis Indonesia diberikan kekuatan menghadapi tragedi ini. (Ant/Z-10)
