Wednesday, September 23

Lepas 445 Jemaah Haji, Pemkab Bandung akan Pantau Jemaah Selama di Tanah Suci


Ilustrasi(Dok Diskominfo Bandung)

BUPATI Bandung, Dadang Supriatna melepas sebanyak 445 calon jemaah haji asal Kabupaten Bandung yang tergabung dalam Kloter 24 KJT (Kertajati). Pelepasan dilaksanakan di Gedung Cendrawasih Lanud Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung pada Sabtu (9/5) siang.

Sebanyak 445 calon jemaah haji tersebut diberangkatkan pada musim haji tahun 2026 melalui kloter yang ditangani Kementerian Agama. Pada kesempatan itu, Dadang memberikan bantuan uang “kadedeuh” kepada seluruh calon jemaah haji yang secara simbolis diterima para pimpinan rombongan.

Bupati meminta para jemaah agar tidak khawatir selama berada di Tanah Suci. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, akan terus memantau kondisi para jemaah, mulai dari kesehatan, pelayanan medis, hingga ketersediaan makanan.

“Insyaallah Pemkab Bandung akan terus memantau kondisi jemaah selama berada di Tanah Suci, termasuk pelayanan kesehatan dan kebutuhan lainnya,” ungkapanya.

Menurut Dadang, dari total 445 calon jemaah haji, jemaah termuda berusia 14 tahun. Sementara mayoritas jemaah berusia 64 tahun ke atas dan didominasi perempuan. Jumlah jemaah lansia tercatat sekitar 80 orang.

“Karena mayoritas lansia dan perempuan, kloter ini bisa disebut kloter lansia dan perempuan,” tuturnya.

Dadang berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah haji, khususnya saat menjalani puncak ibadah di Arafah. Ia juga meminta doa agar masyarakat dan Pemkab Bandung selalu diberikan kesehatan, kesejahteraan, dan kondisi daerah yang kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga menyampaikan keprihatinannya terkait kuota haji Kabupaten Bandung tahun 2026 yang hanya mencapai 547 orang. Jumlah itu menurun dibanding tahun 2025 yang mencapai sekitar 2.500 orang.

“Mudah-mudahan tahun depan saya akan perjuangkan agar kuota haji Kabupaten Bandung kembali mendapatkan tambahan,” tandasnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Anggota Komisi IX DPR RI, Asep Romy Romaya, KH Sofyan Yahya, anggota DPRD Kabupaten Bandung, Forkopimda, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung. (H-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *