Saturday, September 26

Prabowo Apresiasi Inovasi Polri Ubah Tongkol Jagung jadi Briket Energi


Presiden Prabowo Subianto puji inovasi Polri yang mengolah limbah tongkol jagung menjadi briket arang.(sekretariat negara)

PRESIDEN Prabowo Subianto mengapresiasi berbagai terobosan yang dilakukan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan dan energi nasional, termasuk inovasi mengolah limbah tongkol jagung menjadi briket arang.

Pujian itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Panen Raya Jagung Serentak dan peletakan batu pertama pembangunan 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5). 

Di tengah situasi krisis energi global, Kepala Negara mengaku terkesan dengan langkah yang dilakukan Polri untuk memanfaatkan limbah pertanian menjadi sumber energi alternatif.

“Saya lega. Kenapa? Karena dunia krisis energi, negara-negara panik. Tapi sekarang saya dikasih tahu, ‘Pak, tenang kita bisa bikin briket arang dari tongkol jagung.’ Waduh, luar biasa,” kata Prabowo dalam sambutannya seperti dikutip pada Minggu (17/5). 

Menurut dia, inovasi tersebut menunjukkan limbah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai kini dapat diubah menjadi energi yang berguna bagi masyarakat. “Tadinya tongkol itu dibuang, sekarang bisa jadi sumber energi. Terima kasih Kapolri, terima kasih Polisi RI,” ujarnya.

Prabowo juga menilai langkah Polri itu menjadi jawaban atas berbagai kritik yang selama ini kerap diarahkan kepada institusi kepolisian. Ia menyebut kerja nyata di lapangan perlu mendapat pengakuan.

“Kalian sering dicaci maki, sedikit-sedikit Polri begini, Polri begitu. Tapi kalian sekarang buktikan,” tutur Prabowo.

Ia menambahkan, inovasi tersebut lahir karena kedekatan aparat dengan masyarakat dan kalangan akademisi. Menurutnya, hubungan itu membuat Polri mampu memahami kebutuhan di lapangan sekaligus mencari solusi yang aplikatif.

Pupuk Berbahan Batu Bara

Selain pemanfaatan tongkol jagung, Prabowo turut menyoroti pengembangan pupuk berbahan batu bara berkalori rendah. Ia menyebut inovasi tersebut berpotensi memperkuat kemandirian sektor pertanian nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk impor.

“Tadi juga pupuk dari batu bara ini juga luar biasa. Ini mukjizat juga menurut saya. Batu bara kalori rendah kita bisa bikin pupuk,” ucapnya.

Prabowo menilai jika inovasi tersebut dapat diterapkan secara luas, Indonesia akan memiliki posisi yang lebih kuat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. “Begitu kita lepas dari ketergantungan pupuk luar negeri, kita sangat-sangat kuat,” katanya.

Untuk mendukung distribusi hasil inovasi itu ke masyarakat, Prabowo juga meminta jaringan Koperasi Merah Putih dilibatkan sebagai saluran distribusi. Menurutnya, koperasi dapat menjadi sarana penyaluran briket maupun pupuk hasil pengembangan tersebut ke berbagai daerah. (Z-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *