
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca hari ini 29 Mei 2026 untuk kota-kota besar di Indonesia pada Jumat, 29 Mei 2026. Mayoritas wilayah diprediksi akan diselimuti awan, namun beberapa titik strategis diimbau waspada terhadap potensi hujan lebat yang disertai kilat dan petir.
Prakirawan BMKG, Sastia, dalam siaran daring dari Jakarta, Jumat (29/5), melaporkan bahwa kondisi cuaca di Pulau Sumatera akan bervariasi. Kota-kota seperti Medan, Padang, Jambi, Pangkalpinang, dan Tanjung Pinang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Peringatan Dini: Pekanbaru, Tanjung Selor, Palangka Raya, dan Manado diprakirakan akan diguyur hujan lebat disertai petir/kilat hari ini.
Kondisi Cuaca di Pulau Jawa dan Kalimantan
Untuk wilayah Pulau Jawa, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan akan mengguyur wilayah Bandung dan Semarang. Sementara itu, kota-kota besar lainnya seperti Jakarta, Serang, Yogyakarta, hingga Surabaya diprediksi tetap dalam kondisi berawan sepanjang hari.
Beralih ke Pulau Kalimantan, hujan lebat disertai petir menjadi perhatian utama untuk wilayah Tanjung Selor dan Palangka Raya. Adapun Samarinda dan Pontianak berpeluang mengalami hujan ringan hingga sedang, sedangkan Banjarmasin diprakirakan hanya berawan.
Wilayah Sulawesi dan Indonesia Timur
Di Pulau Sulawesi, Manado menjadi wilayah dengan potensi cuaca paling ekstrem berupa hujan lebat disertai kilat. Kota-kota lain seperti Palu, Mamuju, Gorontalo, dan Ternate diprediksi mengalami hujan ringan hingga sedang. Untuk Makassar dan Kendari, cuaca diprakirakan cenderung stabil dengan kondisi berawan.
Sementara itu, di wilayah Indonesia bagian timur, BMKG melaporkan kondisi berikut:
| Kondisi Cuaca | Wilayah/Kota |
|---|---|
| Berawan | Ambon, Sorong, Manokwari |
| Hujan Ringan – Sedang | Nabire, Jayawijaya, Jayapura, Merauke |
Sastia mengingatkan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dinamis. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” pungkasnya. (Ant/H-4)
