
HUJAN ringan berpeluang turun di 11 daerah Jawa Tengah Sabtu (17/10), suhu hingga 37 derajat celcius berpotensi di 14 daerah dan air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan utara hingga berdampak banjir di kawasan pesisir pantura.
Pada pagi hingga siang cuaca di Jawa Tengah pada umumnya cerah dan cerah berawan, namun memasuki sore hingga awal malam hujan ringan berpeluang mengguyur 11 daerah terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi di Jawa Tengah bagian tengah dan pantura barat.
Meskipun hujan ringan berpeluang turun pada sore hingga awal malam, namun suhu udara cukup terasa pabasbpada siang karena suhu dapat mencapai 37 derajat celcius, terjadi di 14 daerah terutama di daerah Pantura Jawa Tengah, sehingga diminta warga untuk waspada terhadap kesehatan akibat cuaca ini.
“Musim kemarau masih berlangsung, waspada terhadap kebakaran hutan dan lahan karena banyak tanaman kering, ” kata Prakiraan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Farita Rachmawati Sabtu (17/10).
Daerah di Jawa Tengah berpotensi turun hujan ringan, menurut Farita Rachmawati, terutama di kawasan pegunungan dan dataran tinggi yakni Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi dan Bumiayu, sedangkan dasrsh lainnya di Jawa Tengah cerah dan cerah berawan sepanjang hari.
Suhu udaranya di Jawa Tengah berpotensi mencapai 37 derajat celcius, ungkap Farita Rachmawati, yaitu Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Jepara, Demak, Kendal, Batang, Surakarta dan Semarang. “Angin bertiupan dari arah timur ke selatan dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam, suhu udara berkisar 16-37 derajat celcius dan kelembaban udara berkisar 35-95 persen,” tambahnya.
Air Laut Pasang
Sementara itu di perairan Jawa Tengah pada umumnya juga cerah dan cerah berawan, gelombang tinggi mulai melandai dengan ketinggian berkisar 0,5-2,5 meter di perairan selatan dan 0,5-1,25 meter di perairan utara, meskipun air laut pasang (rob) semakin meningkat datang pada tengah malam hingga dini hari.
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang Usman Efendi mengatakan air laut pasang di perairan utara berlangsung pada pukul 24.00-05.00 WIB dengan ketinggian maksimum 0,9 meter tersebut, berpotensi menimbulkan banjir di kawasan pesisir pantura Jawa Tengah dati Brebes hingga Rembang.
“Waspadai banjir rob tersebut, karena akan mengganggu aktivitas warga seperti transportasi, bongkar muat barang di pelabuhan, budidaya perikanan darat dan petani garam” ujar Usman Efendi.
Selain itu meskipun gelombang di perairan cukup landai, demikian Usman Efendi, namun aktivitas pelayaran diminta tetap waspada terhadap perubahan kecepatan angin, karena berisiko saat kecepatan angin atas 15 knot dan ketinggian di atas 1,25 meter terutama untuk kapal nelayan dan tongkang. (H-2)
