Saturday, October 3

Presiden Mesir Tekankan Stabilitas Keamanan Kunci Ekonomi Afrika


Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi.(Dok. Anadolu)

PRESIDEN Mesir Abdel Fattah al-Sisi menyerukan prioritas solusi damai untuk mengatasi berbagai konflik dan krisis yang melanda benua Afrika. Dalam pidato pembukaan Forum Afrika Alamein pada Sabtu, Sisi menekankan bahwa stabilitas politik dan keamanan merupakan prasyarat mutlak bagi pertumbuhan ekonomi kawasan.

Menurut Sisi, pembangunan ekonomi tidak mungkin terwujud di negara-negara yang tidak stabil. Ia menegaskan bahwa stabilitas bukanlah sebuah kemewahan, melainkan pilar mendasar yang dibutuhkan oleh investor, pelaku industri, hingga petani agar dapat beroperasi dalam lingkungan yang aman.

Dalam forum yang berlangsung selama tiga hari di New Alamein tersebut, Presiden Mesir menggarisbawahi bahwa keamanan di Afrika harus bermula dari dukungan kuat terhadap institusi negara. Hal ini mencakup penghormatan terhadap persatuan, kedaulatan, serta penegakan prinsip hidup bertetangga yang baik antarnegara di benua tersebut.

Forum Afrika Alamein sendiri merupakan agenda dua tahunan yang disetujui pada KTT Uni Afrika di Addis Ababa, Februari lalu. Pertemuan kali ini mempertemukan sekitar 1.500 pejabat, pemimpin bisnis, investor, dan perwakilan lembaga keuangan untuk membahas integrasi kawasan.

Data Ekonomi dan Tantangan Perdagangan

Sisi memaparkan sejumlah data krusial mengenai struktur ekonomi Afrika saat ini. Ia menyoroti dominasi sektor swasta namun juga mengungkapkan ketergantungan yang tinggi terhadap pihak luar benua.








Indikator Ekonomi Persentase/Data
Kontribusi Sektor Swasta terhadap PDB Afrika > 70%
Transaksi Sektor Swasta dengan Pihak Luar Afrika 85%
Rata-rata Perdagangan Intra-Afrika 18%
Jumlah Peserta Forum 1.500 Pejabat & Pebisnis

Meskipun berbagai perjanjian perdagangan preferensial telah dibentuk, perdagangan antarnegara Afrika (intra-Afrika) tercatat masih sangat rendah, yakni hanya di kisaran 18 persen dari total perdagangan benua tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Dampak Krisis Global

Selain isu internal, Sisi juga menyoroti ketidakadilan global di mana negara-negara Afrika harus menanggung konsekuensi dari krisis yang tidak mereka sebabkan. Ia mencontohkan krisis energi global yang memicu kenaikan harga bahan bakar dan pupuk di Afrika.

Gangguan pada rantai pasokan dan pengiriman internasional turut memperburuk kondisi ekonomi di kawasan. Oleh karena itu, Mesir bekerja sama dengan African Export-Import Bank dan Badan Pembangunan Uni Afrika (AUDA) berkomitmen untuk terus mendorong solusi kolektif melalui forum ini guna memperkuat ketahanan ekonomi benua. (Anadolu/Ant/I-1)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *