Sunday, September 27

Preview Piala Dunia 2026 Brasil Cari Pelampiasan Lawan Haiti


Ilustrasi(Dok AFP)

TIMNAS Brasil datang ke laga kedua Grup C Piala Dunia 2026 dengan misi yang jelas untuk bangkit. Setelah ditahan Maroko 1-1 pada pertandingan pembuka, Selecao tak punya banyak ruang untuk kembali kehilangan poin penuh saat menghadapi Haiti di Stadion Philadelphia, AS, Sabtu (20/6) pagi pukul 07.30 WIB.

Hasil imbang kontra Maroko membuat tim besutan Carlo Ancelotti belum sepenuhnya meyakinkan. Bahkan, Brasil nyaris pulang tanpa poin andai kiper Alisson tidak melakukan sejumlah penyelamatan penting di menit-menit akhir pertandingan.

Kini tekanan mulai mengiringi langkah tim lima kali juara dunia itu. Kemenangan atas Haiti menjadi harga mati demi menjaga jalur menuju babak gugur tetap terbuka sebelum menghadapi Skotlandia pada laga terakhir grup.

Vinicius Junior dan Raphinha masih menjadi tumpuan di lini depan Brasil. Sementara itu, kondisi Neymar masih terus dipantau setelah mengalami masalah otot yang membuat kebugarannya belum berada di level terbaik.

Bagi Brasil, tambahan tiga poin akan mengembalikan kepercayaan diri sekaligus memperbesar peluang finis di puncak klasemen grup. Sebaliknya, hasil selain kemenangan akan membuat tekanan semakin besar menjelang partai penentuan.

Namun Haiti datang bukan sekadar sebagai pelengkap. Tim Karibia itu membawa cerita unik dalam pertemuan ini.

Bagi banyak warga Haiti, Brasil bukanlah lawan biasa. Sejak lama, Selecao menjadi tim yang mereka dukung di Piala Dunia ketika negaranya absen dari panggung terbesar sepak bola dunia. Kapten Haiti Ricardo Ade mengakui sebagian besar masyarakat negaranya tumbuh dengan menjadikan Brasil sebagai tim favorit.

Namun kali ini situasinya berbeda. Haiti tidak lagi menjadi penonton yang menyaksikan Brasil dari kejauhan. Mereka kini berdiri di lapangan yang sama, sebagai peserta Piala Dunia.

“Saat tumbuh besar di Haiti, banyak orang selalu mendukung Brasil. Tahun ini akan berbeda karena kami datang untuk mewakili Haiti,” ujar Ade kepada Fox 29.

Bek berusia 34 tahun itu optimistis dukungan suporter Haiti akan sepenuhnya mengalir kepada timnya meski harus berhadapan dengan negara yang selama ini menjadi idola banyak warganya.

Laga ini juga menjadi kesempatan bagi Haiti untuk menorehkan salah satu kejutan terbesar dalam sejarah sepak bola mereka. Meraih poin dari Brasil akan menjadi pencapaian monumental bagi negara yang baru kembali tampil di Piala Dunia setelah puluhan tahun menunggu.

Secara historis, rekor pertemuan jelas berpihak kepada Brasil. Dalam dua laga sebelumnya, Selecao selalu menang telak. Brasil membantai Haiti 6-0 pada laga persahabatan 2004 lalu menggilas mereka 7-1 di Copa America Centenario 2016. Total, Brasil mencetak 13 gol dan hanya sekali kebobolan dalam dua pertemuan tersebut. (E-4)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *