Tuesday, September 29

Prison of Husks Tawarkan Nuansa Soulslike Era 90-an, Siap Meluncur di PC Tahun Ini


Prison of Husks mencuri perhatian di Future Games Show 2026. Game Soulslike bergaya retro ini menawarkan dunia misterius, pertarungan menantang, dan nuansa nostalgia era PS1.(steam)

AJANG Future Games Show kembali menjadi panggung bagi berbagai pengumuman game menarik, mulai dari proyek indie ambisius hingga judul AAA yang paling dinantikan. Di antara deretan game yang mencuri perhatian, salah satu yang sukses membuat penasaran para penggemar adalah Prison of Husks, game action RPG bergaya Soulslike garapan studio independen Glass Head Dolls.

Dalam acara tersebut, sang pengembang memperlihatkan trailer terbaru yang memberikan gambaran lebih jelas mengenai dunia, atmosfer, dan sistem pertarungan yang ditawarkan game tersebut. 

Meski genre Soulslike sudah dipenuhi banyak judul dalam beberapa tahun terakhir, Prison of Husks mencoba tampil berbeda dengan mengusung estetika visual yang mengingatkan pemain pada era game tahun 1990-an hingga awal 2000-an.

Dari cuplikan yang ditampilkan, game ini mengusung grafis bergaya retro dengan tekstur sederhana dan desain lingkungan yang terinspirasi oleh generasi awal game 3D. Pendekatan visual tersebut menghadirkan nuansa nostalgia yang kuat, seolah membawa pemain kembali ke masa ketika game RPG aksi masih mengandalkan atmosfer misterius dan eksplorasi yang menantang.

Dalam Prison of Husks, pemain akan menjelajahi wilayah bernama Lithos Highlands atau Dataran Tinggi Lithos, sebuah kerajaan yang telah runtuh dan menyisakan berbagai misteri kelam. 

Di tengah kehancuran tersebut, pemain ditugaskan untuk mengungkap penyebab jatuhnya kerajaan. Sekaligus mencari sosok kekasih yang telah lama menghilang dan nasibnya masih menjadi tanda tanya.

Layaknya game Soulslike pada umumnya, perjalanan tidak akan mudah. Berbagai musuh berbahaya dan pertarungan menantang menunggu di setiap sudut dunia permainan. 

Glass Head Dolls menjanjikan sistem pertarungan yang mengutamakan ketepatan waktu dan strategi, termasuk mekanisme parry atau tangkisan yang memungkinkan pemain membalikkan keadaan saat menghadapi lawan yang kuat.

Selain itu, pemain juga dapat menyesuaikan gaya bermain melalui sistem perlengkapan berupa Rings dan Brooches. Beragam kombinasi item tersebut dapat digunakan untuk menciptakan build karakter yang sesuai dengan preferensi masing-masing pemain, baik yang mengutamakan serangan agresif, pertahanan tinggi, maupun pendekatan yang lebih seimbang.

Salah satu aspek yang paling ditekankan pengembang adalah desain dunia yang saling terhubung. Dalam keterangan resmi yang dibagikan bersamaan dengan trailer terbaru, Glass Head Dolls menyebut bahwa Prison of Husks berupaya menghadirkan kembali sensasi menjelajahi dunia yang padat, kompleks, dan penuh rahasia.

“Prison of Husks bertujuan untuk menangkap kembali keajaiban menjelajahi dunia yang padat dan rumit yang penuh dengan jalan pintas yang berputar kembali ke titik awal. Temukan rahasia di setiap sudut,” tulis pengembang.

Konsep tersebut mengingatkan pada filosofi desain level yang menjadi ciri khas sejumlah game Soulslike klasik, di mana pemain secara perlahan membuka jalur baru, menemukan area tersembunyi, dan menghubungkan berbagai lokasi melalui jalan pintas yang cerdas.

Atmosfer suram, eksplorasi yang penuh misteri, serta pendekatan visual retro membuat Prison of Husks menjadi salah satu game indie yang patut diperhatikan menjelang akhir tahun. Bagi penggemar Soulslike yang menginginkan pengalaman berbeda dari deretan game modern dengan grafis realistis, judul ini menawarkan alternatif yang unik dengan sentuhan nostalgia yang kental.

Saat ini, Prison of Husks dijadwalkan meluncur untuk PC melalui Steam pada akhir 2026. Pengembang juga telah mengonfirmasi bahwa versi PlayStation sedang dalam tahap pengembangan. Namun, hingga saat ini belum ada tanggal rilis pasti yang diumumkan untuk kedua platform tersebut. (GameCreator UK/Z-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *