Tuesday, September 29

RachelFebi dan AnaTrias Berpeluang Mengulang All Indonesian Final di Australia Terbuka


Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum(MI/RAMDANI)

ASA ganda putri Indonesia untuk kembali menciptakan All Indonesian Final terbuka lebar pada ajang Australia Terbuka 2026. Dua pasangan andalan Merah Putih, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, dipastikan berada di bagan pertandingan yang berbeda dalam turnamen level BWF World Tour Super 500 tersebut.

Turnamen yang berlangsung di Sydney, Australia, pada 9-14 Juni 2026 ini menjadi panggung pembuktian lanjutan bagi skuad ganda putri. Momentum ini datang tepat setelah mereka menunjukkan performa impresif di ajang Indonesia Terbuka 2026 di Istora Senayan, pekan lalu.

Misi Mengulang Memori Manis 2025

Skenario final sesama wakil Indonesia ini bukan hal mustahil, mengingat kedua pasangan pernah melakukannya pada edisi Australian Open 2025. Kala itu, Rachel/Febi naik ke podium tertinggi setelah menumbangkan Ana/Trias dalam duel sengit tiga gim.

MI/Ramdani—Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari 

adalah detail hasil final tahun lalu dan jadwal babak awal untuk edisi 2026:








Konteks Detail Informasi
Memori Final 2025 Rachel/Febi vs Ana/Trias (18-21, 21-19, 23-21)
Posisi Bagan 2026 Rachel/Febi (Bagan Atas) | Ana/Trias (Bagan Bawah)
Lawan Rachel/Febi (R1) Kim Yu Jung/Lee Yu Lim (Korea Selatan)
Lawan Ana/Trias (R1) Nga Ting Yeung/Pui Lam Yeung (Hong Kong)

Modal Positif dari Istora

Kepercayaan diri ganda putri Indonesia tengah menanjak. Di Indonesia Terbuka 2026, Rachel/Febi berhasil menembus semifinal sebelum dihentikan oleh ganda putri nomor satu dunia asal Tiongkok, Liu Sheng Shu/Tan Ning. Sementara itu, Ana/Trias juga tampil solid dengan mencapai perempat final sebelum akhirnya kalah dari rekan senegara mereka sendiri.

Pelatih Kepala Ganda Putri Indonesia, Karel Mainaky, menilai ada progres signifikan dari sisi mentalitas bertanding.

“Penampilan mereka memang cukup baik. Mereka terlihat lebih yakin dan tidak lagi memandang lawan terlalu hebat sebelum bertarung,” ujar Karel.

Catatan Pelatih: Karel Mainaky menekankan bahwa setiap pasangan kini menjalani program latihan spesifik untuk membenahi kelemahan, terutama fokus pada poin-poin kritis di akhir gim agar konsistensi tetap terjaga hingga babak final.

Meski peluang All Indonesian Final terbuka secara teknis melalui pembagian bagan, tantangan besar tetap menanti di Sydney. Konsistensi sejak babak pertama menjadi kunci utama bagi Rachel/Febi dan Ana/Trias untuk kembali menegaskan dominasi ganda putri Indonesia di kancah internasional. (Ant/Z-1)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *