
REAL Betis sukses memetik kemenangan meyakinkan 3-0 saat menjamu Real Oviedo di Estadio de La Cartuja. Kemenangan ini tidak hanya memperkokoh posisi Betis di papan atas, tetapi juga menandai pencapaian bersejarah bagi sang pelatih, Manuel Pellegrini.
Pellegrini kini tercatat sebagai manajer ketiga dalam sejarah La Liga yang mampu meraih kemenangan melawan 40 tim berbeda di kompetisi kasta tertinggi Spanyol tersebut. Rekor ini melengkapi dominasi Los Verdiblancos yang tampil klinis di hadapan pendukungnya sendiri.
Jalannya Pertandingan
Real Oviedo sebenarnya memulai laga dengan agresivitas tinggi. Maklum, tim tamu sedang berjuang keras keluar dari zona degradasi. Baru 15 detik laga berjalan, Ilyas Chaira sudah menguji kiper Betis, Álvaro Valles. Tak lama berselang, Valles kembali dipaksa bekerja keras menepis tembakan Alberto Reina.
Namun, efektivitas menjadi pembeda. Pada pertengahan babak pertama, umpan silang Pablo Fornals yang membentur pemain lawan jatuh tepat di kaki Cucho Hernández. Top skor Betis itu tanpa kesalahan menceploskan bola dari jarak 15 yard untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.
Menjelang turun minum, Betis menggandakan keunggulan. Melalui skema serangan yang dibangun Antony, Abde Ezzalzouli berhasil menyontek bola masuk ke gawang Oviedo. Skor 2-0 menutup babak pertama.
Drama VAR dan Gol Ke-10 Cucho
Memasuki babak kedua, Oviedo sempat memperkecil ketertinggalan melalui sundulan Federico Viñas. Namun, kegembiraan tim tamu sirna setelah VAR menunjukkan bahwa Viñas berada dalam posisi offside yang sangat tipis.
Guna menambah daya gedor, Oviedo memasukkan pemain veteran berusia 41 tahun, Santi Cazorla. Sayangnya, sebelum Cazorla memberikan dampak, Betis justru menambah gol ketiga. Lewat serangan balik cepat, Cucho Hernández sukses meneruskan umpan silang Ezzalzouli menjadi gol keduanya di laga ini. Itu merupakan gol ke-10 Hernández di La Liga musim ini.
Posisi Klasemen
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-0 tetap bertahan. Hasil ini membuat Betis kini unggul enam poin dari Celta Vigo yang berada di posisi keenam. Keunggulan ini sangat krusial mengingat Spanyol berpotensi mendapatkan slot kelima untuk kualifikasi Liga Champions musim depan.
Sebaliknya, kekalahan ini membuat Real Oviedo semakin terpuruk. Dengan hanya menyisakan empat pertandingan, Los Azules terancam segera kembali ke kasta kedua Liga Spanyol. (Flash Score/Z-2)
