Sunday, September 20

Rudal Houthi Hantam Riyadh dan Fasilitas Minyak Aramco


Pesawat nirawak (drone)(Xinhua/Dok. Houthi Media Center)

KELOMPOK militan Houthi di Yaman melancarkan gelombang serangan udara menggunakan rudal balistik dan pesawat nirawak (drone) ke arah ibu kota Arab Saudi, Riyadh, serta fasilitas vital perusahaan minyak nasional Aramco di kota pesisir Yanbu.

Otoritas pertahanan udara Saudi mengonfirmasi keberhasilan mereka mencegat sebuah rudal balistik yang menyasar Riyadh pada Sabtu (19/9) pagi, menyusul bunyi sirene peringatan serangan udara yang memicu kepanikan warga setempat.

Aksi serangan berskala luas ini turut melumpuhkan aktivitas penerbangan sementara di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh. Situs pelacakan penerbangan FlightRadar24 mencatat adanya penundaan serta pembatalan jadwal terbang akibat situasi darurat tersebut.

Selain itu, kepulan asap hitam pekat tampak membumbung tinggi dari area tangki bahan bakar milik raksasa energi Aramco di Yanbu. Petugas pemadam kebakaran dikerahkan secara intensif untuk menjinakkan kobaran api yang melanda fasilitas strategis tersebut.

Pihak militer Houthi melalui juru bicara mereka, Yahya al-Sarea, berdalih bahwa serangan ini dilancarkan sebagai bentuk balasan atas ratusan serangan udara yang dilancarkan koalisi pimpinan Saudi di ibu kota Yaman, Sanaa, sepanjang pekan ini.

Merespons situasi genting ini, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat langsung mengeluarkan peringatan perjalanan (travel advisory). Washington mendesak seluruh warga negara AS di kawasan Timur Tengah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pembatalan penerbangan lanjutan di tengah kekhawatiran meluasnya konflik militer regional.

Situasi ini semakin memperkeruh krisis kemanusiaan di Yaman, di mana PBB mencatat jumlah pengungsi akibat eskalasi pertempuran darat dan udara telah menembus angka lebih dari 104.000 jiwa.



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *