
SEBANYAK sembilan atlet muda berbakat resmi terpilih menerima Djarum Beasiswa Bulutangkis 2026. Keputusan ini diambil setelah para peserta melewati rangkaian seleksi ketat dalam Audisi Umum yang diikuti oleh total 2.140 peserta dari berbagai penjuru Tanah Air.
Sembilan atlet yang lolos terdiri dari berbagai kategori usia, yakni dua atlet U-11 putri, tiga atlet KU 11 putra, satu atlet KU 11 putri, dua atlet KU 12 putra, dan satu atlet KU 12 putri. Mereka berhak bergabung dengan klub setelah melalui proses panjang, mulai dari turnamen, karantina tahap pertama, hingga karantina tahap kedua.
Audisi Umum Bulutangkis 2026 kali ini diselenggarakan di tiga kota besar, yaitu Pekanbaru, Makassar, dan Kudus. Dari ribuan pendaftar, sebanyak 67 atlet berhasil meraih Super Tiket (15 dari Pekanbaru, 16 dari Makassar, dan 36 dari Kudus). Setelah karantina tahap pertama, pada 28 September 2026, tersisa 46 atlet yang bersaing di tahap akhir sebelum akhirnya dikerucutkan menjadi sembilan penerima beasiswa.
Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum 2026, Sigit Budiarto, menyatakan bahwa penyelenggaraan di tiga kota memberikan keuntungan bagi tim pelatih untuk melihat keberagaman karakter pemain. “Kami bersyukur karena Audisi Umum tahun ini diikuti atlet-atlet dengan karakteristik yang lebih beragam. Kami bisa melihat potensi dan karakter atlet dari berbagai daerah,” ujar Sigit.
Sigit menekankan bahwa seleksi tidak hanya melihat kemampuan teknis saat ini, tetapi juga memproyeksikan potensi masa depan dan mental juara. Senada dengan itu, Koordinator Pelatih Tunggal Putri, Hendrawan, mengingatkan para atlet agar tidak cepat puas. “Sukses di awal belum tentu sukses di akhir. Perjalanan kalian masih panjang, teruslah berlatih dan jangan berhenti mengejar impian,” kata juara dunia 2001 tersebut.
Salah satu cerita inspiratif datang dari Errencia Clarista, atlet KU 12 putri asal Kota Tangerang. Ia menjadi satu-satunya wakil dari audisi Pekanbaru yang berhasil menembus seleksi akhir. “Senang banget dan bangga bisa masuk PB Djarum. Sudah lama banget mau jadi atlet PB Djarum dari lima tahun lalu,” ungkap pengidola Liliyana Natsir tersebut.
Kebahagiaan serupa dirasakan Russel Junior Sumual dari kategori KU 11 putra asal Minahasa Utara. Russel yang mengikuti audisi di Makassar mengaku siap bekerja keras demi cita-citanya menjadi pebulutangkis profesional. Dukungan penuh juga diberikan sang ibunda, Ferawati Kambodji, yang setia mendampingi selama masa karantina di Kudus.
Daftar Sembilan Penerima Djarum Beasiswa Bulutangkis 2026:
| Kategori | Nama Atlet | Asal / Klub |
|---|---|---|
| U-11 Putri | Vicky Lee Alison | Kota Tegal, PB Sinar Mutiara |
| Alisie Elaina Sembiring | Kota Bogor, PB Champion Kudus | |
| KU 11 Putra | Russel Junior Sumual | Kab. Minahasa Utara, PB Talenta |
| Azka Adhitama | Kab. Bekasi, PB Bhinneka 2 | |
| Azka Azfar Rabbani | Kab. Purworejo, PB Garuda Jaya | |
| KU 11 Putri | RR Arnetta Safara Bilqish Sholeh | Kota Yogyakarta, Eko Febrianto |
| KU 12 Putra | Feliks Zebua | Kab. Bogor, Kayp1 Champion Academy |
| Muh. Faiz Athallah | Kota Makassar, PB Ukhuwah Makassar | |
| KU 12 Putri | Errencia Clarista | Kota Tangerang, Jenna Gozali Badminton Club |
