Tuesday, October 13

Sempat Memimpin, Napoli Tumbang 1-3 di Markas Villarreal Akibat Blunder Fatal


Sempat memimpin lewat gol Amir Rrahmani, Napoli akhirnya menyerah 1-3 dari Villarreal di Liga Champions setelah diwarnai blunder fatal Matteo Politano.(Villarreal)

NAPOLI gagal mempertahankan keunggulan dan harus menerima kekalahan 1-3 dari Villarreal dalam lanjutan fase grup Liga Champions. Sempat membuka keunggulan lewat Amir Rrahmani, penampilan Partenopei justru melorot akibat blunder fatal Matteo Politano yang mengawali kebangkitan tim tuan rumah.

Kekalahan ini menjadi hasil negatif lanjutan bagi Napoli di pentas Eropa setelah pada laga pembuka kalah 0-1 dari Arsenal di kandang sendiri. Padahal, tim tamu mengantongi modal positif usai menang 3-0 atas Frosinone di Serie A.

Pada laga ini, Scott McTominay tampil sebagai starter untuk pertama kalinya setelah lima minggu menjalani operasi jantung akibat aritmia jinak. Namun, Napoli kehilangan Frank Anguissa, Mathias Olivera, Antonio Vergara, Alisson Santos, Costantino Favasuli, dan Alessandro Buongiorno. Situasi ini membuat Giovane, yang baru dimasukkan ke daftar skuad UEFA, langsung diturunkan sejak awal.

Di sisi lain, Villarreal melakoni laga ini setelah sebelumnya kalah 3-2 dari Borussia Dortmund dan berada di peringkat ke-11 LaLiga. Tim tuan rumah tidak diperkuat Nicolas Pepe yang cedera serta Tajon Buchanan. Kiper Peter Gulacsi juga mendadak mundur dari skuad setelah rumahnya menjadi sasaran perampokan bersenjata yang melibatkan keluarganya pada malam sebelum pertandingan.

Napoli mengambil inisiatif serangan lebih dulu. Mantan bek Juventus, Renato Veiga, sempat melakukan aksi penyelamatan untuk memotong umpan Giovane sebelum menjangkau Rasmus Hojlund.

Kebuntuan akhirnya pecah lewat skema umpan pendek Kevin De Bruyne yang dilanjutkan umpan silang Billy Gilmour ke tiang jauh. Sundulan Amir Rrahmani sempat ditepis hingga membentur bagian bawah mistar gembok, tetapi bek Napoli tersebut dengan cepat menyambar bola muntah menjadi gol.

Villarreal langsung merespons. Tembakan Georges Mikautadze dari dalam kotak penalti sempat diblok Benoit Badiashile, disusul sepakan Pape Gueye dari situasi sepak pojok yang menyamping tipis.

Laga kemudian memanas dalam rentang waktu 60 detik. Sundulan Hojlund memanfaatkan umpan Politano hanya menghantam tiang gawang. Petaka bagi Napoli terjadi tak lama kemudian saat Politano melakukan back-pass ceroboh. Bola dipotong Mikautadze, yang lantas melewati kiper Vanja Milinkovic-Savic dan menceploskan bola dari sudut sempit ke gawang kosong.

Villarreal membalikkan keadaan lewat tembakan jarak jauh Santiago Mourino yang meluncur deras tanpa mampu dijangkau Milinkovic-Savic. Napoli berusaha membalas melalui sundulan McTominay yang menyamping tipis, sementara laga berjalan sengit lewat saling balas serangan balik.

Pada babak kedua, kiper pengganti Luiz Junior tampil sigap memotong umpan terobosan Gilmour sebelum disambar Hojlund. Di lini pertahanan Napoli, Badiashile juga melakukan intersepsi krusial untuk menggagalkan peluang emas tuan rumah.

Napoli kesulitan membongkar pertahanan Villarreal, bahkan ketika tuan rumah harus bermain dengan sembilan orang selama beberapa menit akibat aturan penundaan pergantian pemain. Peluang demi peluang terbuang saat Hojlund gagal memanfaatkan bola muntah tangkapan Luiz Junior, sebelum aksi individunya melewati tiga pemain berakhir dengan sudut tembak yang terlalu sempit. Umpan silang De Bruyne juga gagal disambar Lorenzo Lucca maupun Giovanni Di Lorenzo.

Asyik menyerang, Napoli justru kembali kebobolan di akhir laga. Umpan Nathan Saliba yang gagal dikontrol sempurna oleh Ayoze Perez malah menjadi umpan matang bagi Tani Oluwaseyi untuk menyegel kemenangan Villarreal menjadi 3-1. (Football-Italia/Z-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *