Friday, October 16

Sikapi Eskalasi Geopolitik Timteng, Garuda Indonesia Beberkan Mitigasi dan Dampak Operasional Penerbangan


Garuda Indonesia terus memantau secara intensif perkembangan situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah serta potensi dampaknya terhadap operasional penerbangan dari dan menuju Arab Saudi, khususnya rute Jeddah.

Direktur Operasi Garuda Indonesia, Eric Ferdinand Sofyal menyampaikan bahwa sejak Jumat (09/10/2026) lalu, Garuda Indonesia telah melakukan sejumlah penyesuaian operasional penerbangan melalui berbagai langkah mitigasi, mulai dari pengalihan rute penerbangan, pengalihan pendaratan (divert) ke bandara alternatif, hingga penundaan penerbangan, berdasarkan perkembangan situasi serta koordinasi dan arahan dari General Authority of Civil Aviation (GACA) di Arab Saudi.

Menurut Eric, hingga saat ini, operasional penerbangan Garuda Indonesia dari dan menuju Jeddah diperkirakan masih akan mengalami penyesuaian jadwal penerbangan, dengan mempertimbangkan perkembangan situasi terkini serta hasil koordinasi bersama otoritas penerbangan di Arab Saudi. Sementara itu, penerbangan dari dan menuju Madinah tetap beroperasi normal sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Garuda Indonesia menegaskan akan terus memperkuat langkah mitigasi operasional melalui pemantauan situasi secara berkelanjutan serta koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan terkait di Indonesia maupun Arab Saudi.

Upaya tersebut turut mencakup kesiapan skenario operasional alternatif, termasuk penyiapan bandara pengalihan, guna mengantisipasi berbagai perkembangan situasi yang berpotensi memengaruhi kelancaran operasional penerbangan, dengan keselamatan dan keamanan sebagai prioritas utama.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *