Wednesday, September 23

SpaceX Boyong Booster Super Heavy raksasa ke Landasan Luncur Menjelang Uji Terbang Orbital Pertama Starship


SpaceX membawa roket pendorong Super Heavy ke landasan peluncuran menjelang uji penerbangan ke-14 Starship, yang ditargetkan pada 28 September 2026.(SpaceX)

PERUSAHAAN antariksa swasta SpaceX terus mematangkan persiapan untuk penerbangan uji coba orbital pertama dari sistem roket generasi terbarunya, Starship. Langkah penting kembali dicatat setelah SpaceX memindahkan pendorong roket (booster) raksasa Super Heavy ke landasan peluncuran di fasilitas Starbase milik perusahaan yang berlokasi di Texas Selatan.

Pendorong Super Heavy tersebut dipindahkan dari fasilitas perakitan menuju landasan luncur dengan menggunakan kendaraan pengangkut khusus. Kendaraan pemindah ini membawa struktur baja tahan karat setinggi puluhan meter tersebut menyusuri jalan di area Starbase secara perlahan hingga tiba di menara peluncuran.

Proses pemindahan ini menandai tahap krusial sebelum roket digabungkan dengan pesawat antariksa Starship (upper stage) di atasnya. Setelah kedua komponen digabungkan, raksasa antariksa ini akan berdiri dengan tinggi total mencapai sekitar 120 meter, menjadikannya sistem roket tertinggi dan paling kuat yang pernah dibangun dalam sejarah eksplorasi luar angkasa.

Di landasan peluncuran, pendorong Super Heavy dijadwalkan menjalani serangkaian pengujian darat yang intensif. Pengujian tersebut mencakup uji pengisian bahan bakar kriogenik (cryogenic proof test) serta uji pengapian statis (static fire test). Dalam uji pengapian statis, mesin-mesin Raptor yang terpasang pada Super Heavy akan dinyalakan secara bersamaan selama beberapa detik sementara roket tetap ditambatkan secara aman di landasan.

Sistem Starship dirancang SpaceX sebagai kendaraan antariksa yang dapat digunakan kembali secara penuh (fully reusable). Kombinaasi antara pendorong Super Heavy dan kapal Starship ditujukan untuk membawa kargo serta manusia dalam misi jangka panjang ke Bulan, Mars, dan destinasi antariksa lainnya.

Uji terbang orbital mendatang akan menjadi pembuktian penting bagi performa aerobodi Starship serta integrasi seluruh sistem daya dorongnya saat melintasi atmosfer dan mencapai orbit Bumi. Kendati jadwal pasti peluncuran masih bergantung pada hasil serangkaian uji teknis dan izin regulator dari Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA), pemindahan pendorong Super Heavy ini menegaskan bahwa peluncuran bersejarah tersebut semakin dekat. (Space/Z-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *