
SEBUAH majalah terbitan abad ke-19 yang dipinjam dari perpustakaan di New Hampshire akhirnya dikembalikan setelah terlambat selama 132 tahun.
Pihak Perpustakaan Publik Concord (Concord Public Library) mengonfirmasi majalah edisi September 1894 berjudul The Century Illustrated Monthly Magazine tersebut diserahkan kembali pada pekan lalu. Pengembalian koleksi langka ini terjadi setelah pihak perpustakaan mengumumkan kebijakan pembekuan denda bagi para peminjam.
Berdasarkan catatan waktu, majalah tersebut telah menunggak pengembalian selama 48.220 hari. Jika dihitung sesuai aturan baku, keterlambatan yang fantastis ini berpotensi dikenakan denda sebesar US$12.055 (sekitar Rp219 juta).
Anggota perpustakaan yang mengembalikan majalah tersebut, seorang pria bernama John, mengaku bahwa fisik majalah itu telah “tersimpan begitu saja” di kediamannya selama bertahun-tahun. Meski demikian, ia sama sekali tidak mengetahui kronologi awal bagaimana barang tersebut bisa sampai tersimpan di rumahnya.
John akhirnya memutuskan untuk mengembalikan majalah bersejarah tersebut setelah membaca pemberitaan mengenai program pembebasan denda perpustakaan di surat kabar lokal.
Pihak pengelola perpustakaan mengungkapkan keheranannya atas pengembalian barang langka ini melalui media sosial.
“Kami telah menyaksikan banyak wajah bahagia sejak mengumumkan pembekuan denda kami,” tulis pihak Perpustakaan Publik Concord melalui unggahan di Facebook.
“Tentu saja, kami memperkirakan buku-buku yang sudah lama menunggak akan dikembalikan, tetapi jelas bukan sesuatu yang berasal dari akhir abad ke-19!” lanjut pengelola perpustakaan dalam unggahan tersebut.
Perpustakaan Publik Concord sendiri mulai memberlakukan program pengampunan denda (fine freeze) atas keterlambatan pengembalian buku selama satu tahun penuh terhitung sejak 1 September 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari rencana pengujian dan evaluasi terhadap efektivitas penerapan sistem “perpustakaan bebas denda”.
Terkait nasib fisik majalah lama tersebut, pihak perpustakaan memastikan tidak akan menaruhnya kembali di rak sirkulasi umum.
“Dapat dipahami, majalah ini tidak akan ditempatkan kembali di ruang sirkulasi, tetapi mungkin layak mendapatkan tempat di Ruang Concord,” tulis pihak perpustakaan mengacu pada area khusus di perpustakaan yang diperuntukkan bagi koleksi sejarah lokal.
“Beruntung, ia tidak harus membayar denda sebesar US$12.055 karena terlambat selama 48.220 hari,” tutup pengelola perpustakaan. (BBC/Z-2)
