Monday, September 21

Tren Facial Rutin Masyarakat Urban Praktis, Cepat, dan Personal


Ilustrasi(MI/HO)

PERUBAHAN gaya hidup masyarakat urban kini mulai menggeser paradigma dalam memandang perawatan wajah. Jika sebelumnya facial identik dengan persiapan menjelang acara spesial atau solusi saat kulit bermasalah, kini layanan tersebut bertransformasi menjadi bagian dari rutinitas berkala yang selaras dengan ritme aktivitas sehari-hari.

Di tengah jadwal yang kian padat, konsumen urban cenderung mencari format perawatan yang praktis, efisien, dan tidak mengganggu produktivitas. Faktor-faktor seperti durasi yang jelas, transparansi harga, serta proses tanpa downtime menjadi pertimbangan utama dalam memilih layanan estetika.

Pertumbuhan Pesat Industri Kecantikan

Pergeseran perilaku ini sejalan dengan lonjakan industri kecantikan di tanah air. Berdasarkan data Kantar, kategori beauty di Indonesia mencatatkan pertumbuhan signifikan dibandingkan sektor lainnya. Berikut adalah rincian data terkait tren konsumsi kecantikan:








Indikator Data / Statistik
Pertumbuhan Kategori Beauty (YoY) 16% (4x lebih cepat dari FMCG)
Frekuensi Pembelian Skincare (Milenial & Gen Z) 59% responden (setiap 1-3 bulan sekali)
Produk Paling Banyak Dibeli Cleanser (63%), Sunscreen (54%), Moisturizer (51%), Serum (33%)
Demografi Pelanggan Pria (Liff Studio) 25% dari total pelanggan

Konsep ‘The Routine Facial’ dan Personalisasi

Menjawab kebutuhan akan efisiensi, Liff Facial Studio memperkenalkan konsep The Routine Facial. Melalui perawatan berdurasi sekitar 30 menit, layanan ini dirancang untuk mengisi celah antara klinik estetika medis yang kompleks dan facial konvensional yang terkadang memakan waktu lama.

Salah satu inovasi yang diusung adalah Serum Bar. Konsep ini didasari fakta bahwa kondisi kulit manusia bersifat dinamis, dipengaruhi oleh cuaca, tingkat stres, hingga siklus hormonal. Oleh karena itu, pemilihan serum dilakukan melalui konsultasi singkat tepat sebelum tindakan dimulai.

“Kami melihat kondisi kulit konsumen tidak pernah benar-benar sama setiap harinya. Di Liff, serum bar bukan hanya sebagai pelengkap, namun menjadi bagian penting agar perawatan tetap relevan dengan kondisi kulit saat itu,” ujar James Roring, Founder Liff Facial Studio.

Pilihan Treatment Berbasis Teknologi:

  • Face Liff: Facial noninvasif yang menggabungkan facial signature dengan personalized serum.
  • Face Liff Radiance: Perpaduan facial, serum, dan LED Photodynamic Therapy (PDT).
  • Blue Light: Berfungsi membersihkan dan menenangkan jerawat.
  • Red Light: Berfungsi mencerahkan kulit dan meredakan iritasi ringan.

Ekspansi dan Aksesibilitas

Hingga April 2026, Liff telah mengoperasikan 11 cabang di wilayah Jakarta, Bekasi, dan Cibinong. Perusahaan menargetkan ekspansi hingga 20 cabang pada akhir tahun ini. Fokus utama pengembangan terletak pada konsistensi layanan melalui sistem pelatihan beautician yang ketat dan evaluasi rutin.

Selain ekspansi fisik, penguatan layanan seperti GlowPass juga dilakukan untuk mempermudah pelanggan dalam menjaga rutinitas perawatan mereka. Lokasi yang strategis di dekat area hunian dan perkantoran menjadi kunci agar perawatan wajah dapat benar-benar terintegrasi dalam gaya hidup masyarakat urban yang serba cepat.

Fenomena ini menegaskan bahwa konsumen masa kini tidak lagi sekadar mencari kemewahan atau eksklusivitas, melainkan kemudahan akses, transparansi, dan hasil yang nyata dalam waktu yang singkat. (Z-1)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *