
KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatra tidak hanya menimbulkan persoalan lingkungan, tetapi juga berdampak terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat akibat paparan kabut asap. Kondisi tersebut mendorong keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan komunitas olahraga, dalam mendukung penanganan kebakaran serta membantu warga terdampak.
Salah satu bentuk dukungan dilakukan Holywings Peduli bersama Holywings Sports Club melalui penyaluran bantuan peralatan pemadaman, perlengkapan keselamatan relawan, kebutuhan medis, serta 10.000 masker bagi masyarakat di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sumatra.
Bantuan tersebut disalurkan ke Berau dan Samarinda, Kalimantan Timur; Pontianak, Kalimantan Barat; serta Palembang, Sumatera Selatan, dan Jambi. Selain masker, masyarakat menerima vitamin dan air mineral untuk membantu memenuhi kebutuhan selama menghadapi kondisi kabut asap.
Komisaris Utama Holywings Group sekaligus Ketua Program CSR Holywings Peduli, Andrew Susanto, mengatakan karhutla merupakan persoalan yang membutuhkan perhatian bersama karena dampaknya tidak terbatas pada kerusakan lingkungan.
“Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan, tetapi juga persoalan kemanusiaan yang berdampak langsung terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat. Kabut asap dapat menyebabkan gangguan pernapasan, terutama pada anak-anak, lansia, serta kelompok rentan lainnya,” ujar Andrew.
Menurutnya, keterlibatan dunia usaha dalam penanganan karhutla diperlukan untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat sekaligus memperkuat kapasitas relawan yang bekerja di lapangan.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, Holywings Peduli menggandeng CAN Borneo untuk mendukung kebutuhan penanganan kebakaran, khususnya di wilayah Kalimantan. Bantuan yang diberikan mencakup pompa air, tangki air, selang, helm, sarung tangan pemadam kebakaran, gepyok api, serta berbagai perlengkapan pendukung pemadaman lainnya. Peralatan tersebut ditujukan untuk membantu relawan menghadapi kondisi kebakaran di lapangan, termasuk memperkuat kesiapan mereka dalam melakukan pemadaman.
Selain peralatan pemadaman, bantuan juga mencakup obat-obatan, oksigen, perlengkapan medis, serta peralatan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Dukungan medis tersebut tidak hanya ditujukan bagi relawan dan masyarakat, tetapi juga untuk membantu penanganan satwa yang terdampak kebakaran maupun paparan asap.
Andrew menjelaskan, Berau, Pontianak, dan Samarinda menjadi wilayah prioritas penyaluran bantuan di Kalimantan karena menghadapi persoalan karhutla dan kabut asap serta memiliki jaringan masyarakat dan relawan yang dapat mendukung distribusi bantuan.
“Pemilihan wilayah tersebut memungkinkan bantuan diberikan secara lebih terarah dan cepat kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami memulai dari wilayah yang memiliki kebutuhan mendesak, kemudian mengevaluasi kemungkinan memperluas bantuan ke daerah terdampak lainnya,” katanya.
Untuk Pontianak dan Samarinda, bantuan kepada masyarakat difokuskan pada pembagian masker KN95, vitamin, dan air mineral, terutama bagi warga di sekitar jaringan usaha Holywings.
Penyaluran bantuan di Pontianak dilakukan melalui kerja sama dengan Helen’s Night Mart Pontianak, sedangkan di Samarinda melibatkan W Superclub Samarinda. Sementara itu, distribusi bantuan di Palembang dan Jambi melibatkan Gold Dragon Palembang serta Helen’s Night Mart Jambi.
Bagi masyarakat yang harus tetap menjalankan aktivitas sehari-hari, bantuan tersebut dinilai membantu mengurangi kesulitan yang dihadapi selama kondisi kabut asap.
Teti, 29, warga Kelurahan Benua Melayu Darat, Pontianak, Kalimantan Barat, mengaku terbantu dengan pembagian masker dan kebutuhan lainnya. “Kami sangat terbantu dengan adanya bantuan masker, vitamin, dan air mineral ini. Asap cukup mengganggu aktivitas kami sehari-hari, sehingga masker sangat dibutuhkan. Terima kasih kepada Holywings Peduli yang sudah peduli dan membantu masyarakat,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Risma, 41, warga Kelurahan Bandara, Samarinda, Kalimantan Timur. Ia berharap kondisi udara segera membaik agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan nyaman.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Semoga kondisi asap segera membaik dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan nyaman. Terima kasih sudah datang dan memberikan bantuan kepada kami,” katanya.
Selain melalui penyaluran bantuan langsung, dukungan terhadap penanganan karhutla juga melibatkan komunitas olahraga. Holywings Sports Club menggelar kegiatan penggalangan dana melalui kelas olahraga Hyrox di kawasan BSD, Tangerang Selatan. Kegiatan amal tersebut dibuka bersama Standy Tjandra dan Stephen Kusuma dengan melibatkan komunitas olahraga serta masyarakat.
Dana yang terkumpul dari kegiatan tersebut kemudian didonasikan kepada CAN Borneo untuk mendukung kebutuhan penanganan karhutla di wilayah terdampak. Adapun kegiatan serah terima bantuan dilaksanakan di Kalimantan sebagai bagian dari penyaluran dukungan kepada relawan dan masyarakat.
Andrew menilai keterlibatan komunitas olahraga menunjukkan bahwa penanganan bencana lingkungan dapat dilakukan melalui berbagai bentuk kolaborasi.
Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi persoalan karhutla. Dukungan dunia usaha, komunitas, organisasi kemanusiaan, relawan, dan masyarakat diperlukan untuk memperkuat penanganan di lapangan.
Ia juga menekankan pentingnya kepedulian yang tidak berhenti pada pemberian bantuan ketika kabut asap sudah terjadi. “Harapannya, bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat respons sesaat ketika kabut asap sudah terjadi, tetapi juga dapat mendorong kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan karhutla,” ungkapnya.
Andrew berharap kolaborasi berbagai pihak dapat membantu mempercepat penanganan kebakaran, mengurangi risiko kesehatan akibat paparan asap, serta mendukung masyarakat yang terdampak.
“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam membantu saudara-saudara kita yang terdampak karhutla di Kalimantan dan Sumatera. Tidak hanya masyarakat, kami juga memberikan perhatian kepada para relawan dan satwa yang turut terdampak. Semoga bantuan yang disalurkan dapat mendukung proses pemadaman dan memberikan perlindungan bagi mereka yang membutuhkan,” pungkasnya. (E-1)
