
KOREA SMEs and Startups Agency (KOSME) melalui Global Business Center (GBC) Jakarta menyelenggarakan “K-BEAUTY GATEWAY INDONESIA SEMINAR” di Jasmine Room, Ayana Midplaza Jakarta, Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini dirancang khusus untuk menjembatani perusahaan kosmetik skala kecil dan menengah (UKM) asal Korea Selatan agar lebih memahami karakteristik pasar Indonesia yang dinamis.
Seminar ini memberikan wawasan mendalam mengenai kondisi pasar kosmetik nasional, tren konsumen terkini, hingga kanal distribusi utama. Para peserta juga dibekali strategi pemasaran modern, termasuk pemanfaatan konten video pendek dan live commerce melalui platform seperti TikTok Shop, yang kini menjadi penggerak utama penjualan di Indonesia.
Selain aspek pemasaran, prosedur perizinan dan sertifikasi produk juga menjadi bahasan krusial guna memastikan kepatuhan regulasi sebelum produk dipasarkan secara luas.
Uji Penerimaan Konsumen dan Evaluasi Produk
Sebelum sesi seminar dimulai, KOSME GBC Jakarta terlebih dahulu melakukan consumer acceptance test. Dalam pengujian ini, konsumen lokal diminta mencoba langsung produk-produk peserta dan memberikan penilaian objektif terhadap berbagai parameter, mulai dari aroma, tekstur, pengalaman penggunaan, hingga desain kemasan dan minat beli.
Hasil dari pengujian tersebut menjadi data berharga bagi perusahaan Korea untuk mengevaluasi respons awal pasar. Evaluasi ini memungkinkan mereka mengidentifikasi keunggulan produk sekaligus menentukan aspek yang memerlukan penyesuaian agar lebih relevan dengan kebutuhan dan preferensi konsumen di Indonesia.
Capaian Strategis dan Pertemuan Bisnis (B2B)
Puncak acara ditandai dengan sesi Business-to-Business (B2B) meeting yang mempertemukan 10 perusahaan Korea dengan 22 buyer serta pelaku distribusi lokal. Dalam 66 sesi konsultasi bisnis yang berlangsung, kedua belah pihak mendiskusikan strategi harga, metode distribusi, hingga peluang kemitraan jangka panjang.
Kegiatan ini membuahkan hasil signifikan dengan penandatanganan sembilan nota kesepahaman (MoU) yang mencerminkan tingginya minat pasar Indonesia terhadap inovasi produk kecantikan asal Negeri Gingseng tersebut.
| Kategori Data | Detail Informasi |
|---|---|
| Jumlah Perusahaan Korea | 10 UKM (K-Beauty) |
| Kategori Produk | Skincare, Decorative, Suncare, Hair & Body Care, Perawatan Bekas Luka |
| Jumlah Buyer Lokal | 22 Buyer |
| Total Sesi Konsultasi | 66 Sesi |
| Hasil Kesepakatan | 9 MoU |
| Total Nilai MoU | USD 605.500 |
Daftar Perusahaan Peserta
Sebanyak 10 perusahaan yang berpartisipasi dalam agenda ini membawa inovasi produk kecantikan yang beragam, yaitu:
- YULWAY CORP
- Sunny Distribution
- Lubedecacorn Global Co., Ltd.
- MGM International
- Kift Company
- YEOU Cooperative
- BBC INC
- Moasiaworld
- SEA OTTER INC
- Sungji Medical Co., Ltd.
Keberhasilan acara ini menjadi indikator kuat bahwa produk K-Beauty masih memiliki potensi pertumbuhan yang besar di pasar nasional, didukung oleh kolaborasi strategis antara penyedia produk berkualitas dari Korea dan jaringan distribusi yang kuat di Indonesia. (Z-1)
