
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat ada 53 titik yang terdampak kekeringan yang tersebar di 25 desa di 15 kecamatan.
Salah satu upaya penanganan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor melalui BPBD adalah bantuan pendistribusian air bersih. Seperti dijelaskan Kasi Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, pihaknya sudah mendistribusikan ratusan ribu liter air bersih.
“Kita sudah mendistribusikan sekitar 410.000 liter air bersih ke 53 titik wilayah kekeringan yang tersebar di 25 desa dan 15 Kecamatan se-Kabupaten Bogor. Salah satunya pendistribusian ke wilayah timur Kecamatan Jonggol,” jelas Andi Sumardi.
Baca juga : Atasi Kekeringan, Kemensos Alirkan Air Bersih di 34 Lokasi di Kabupaten Bogor
Untuk diketahui wilayah Timur Kabupaten Bogor seperti Jonggol, Cariu, Tanjung Sari, selalu mengalami kekeringan. Wilayah-wilayah itu merupakan sentra pertanian padi.
Andi menjelaskan, pihaknya siap melayani dan memenuhi permintaan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan dengan mudah.
Masyarakat bisa mengajukan permintaan ke layanan hotline kegawatdaruratan 112 bekerjasama dengan Diskominfo Kabupaten Bogor dan melalui Media Sosial BPBD Kabupaten Bogor. Pengajuan juga bisa dilakukan secara offline dengan cara bersurat .
Baca juga : 114 Desa di Kabupaten Bogor Kesulitan Air Bersih
Adapun teknis mekanisme permintaan permohonan air bersih dilakukan dengan cara berkoodinasi ke pihak desa wilayahnya masing-masing.
“Pemerintah desa akan bersurat ke BPBD. Atau bisa langsung menghubungi hotline 112 atau melalui media sosial BPBD Kabupaten Bogor”.
Untuk penyediaan dan pengiriman air bersih, BPBD Kabupaten Bogor menggandeng Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan. (H-2)
