Tuesday, September 22

F&B ID Perkuat Peran dengan Kembangkan Portofolio Bisnis Makanan dan Minuman


PT Foods Beverages Indonesia (F&B ID) memperkuat perannya sebagai kurator dan kreator cita rasa global makanan dan minuman. Upaya tersebut dilakukan dengan mengembangkan portofolio bisnis makanan dan minuman yang menghadirkan ragam cita rasa, dan pengalaman kuliner global untuk konsumen Indonesia.

CEO F&B ID Devin Widya Krisnadi mengatakan, perjalanan F&B ID bermula dari kehadiran Chatime di Indonesia pada 2011, dan terus berkembang melalui berbagai brand seperti Chatime Atealier, Cupbop, Gindaco, Go! Go1 Curry! – Genki No Minamoto, 88 Seoul, hingga Molly Tea.

Perkembangan itu, kata Devin, mencerminkan pendekatan F&B ID dalam membangun portofolio, tidak hanya melalui penambahan merek dan gerai. Juga dengan mengidentifikasi peluan, memahami karakter konsumen, dan mengembangkan setiap merek sesuai potensi dan relevansinya di pasar Indonesia.

“Bagi kami, dinamika tersebut membuka ruang untuk membangun bisnis yang tidak hanya mengikuti perkembangan pasar, tetapi juga mampu mengantisipasi kebutuhan dan menciptakan peluang baru,” kata Devin di Kawan Lama Group Head Office, Jakarta, Selasa (22/9).

Dalam mengembangkan portofolio, kata Devin, F&B ID tidak hanya melihat kekuatan suatu merek secara global. Tetapi juga bagaimana karakter dan pengalaman yang dibawanya dapat relevan bagi konsumen Indonesia.

Pendekatan itu, kata Devin, diterjemahkan melalui produk, komunikasi, inovasi, kolaborasi hingga pengalaman berbelanja, dengan mempertahankan tiap-tiap identitas merek.

“Karena itu, kami terus mengembangkan F&B Indonesia dengan perspektif jangka panjang, baik dalam memperkuat bisnis yang sudah ada maupun membuka ruang untuk pertumbuhan berikutnya,” ujar Devin.

Sementara itu, Marketing General Manager F&B ID Sarah Katherine Merci menambahkan, pendekatan itu juga dilakukan dalam 2 langkah terbaru F&B ID dalam mengembangkan portofolio. Pertama, mengembangkan merek Gindaco menjadi Gindaco Yokocho. Merek ini menghadirkan pengalaman yang terinspirasi dari Japanese street food alley, di mana konsumen bisa menikmati produk, sekaligus pengalaman khas makanan jalanan di Jepang.

Selanjutnya, kata Sarah, F&B ID akan meluncurkan merek baru yakni M Stand. Merek ini merupakan coffee brand asal Shanghai yang membawa karakter dan gaya hidup yang berbeda.

Kedua langkah tersebut, kata Sarah, menunjukkan bagaimana F&B ID menjalankan perannya sebagai kurator dan kreator secara beriringan.

“Karena itu, kami tidak berhenti pada bagaimana sebuah brand diperkenalkan, tetapi bagaimana karakter yang dibawanya dapat diterjemahkan menjadi pengalaman yang relevan dan engaging baik melalui produk, storytelling, campaign, maupun experience di store,” ujar Sarah.

Dengan portofolio dan kapabilitas yang terus dikembangkan, F&B ID ingin membangun pertumbuhan yang berkelanjutan, sekaligus membuka peluang bagi lebih banyak cita rasa global untuk hadir di Indonesia. Dan, konsep yang dikembangkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas.



Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *