Friday, October 2

YBM PLN UID Aceh Salurkan Zakat untuk Mahasiswa KIP-K USK


Mahasiswa penerima bantuan bahan pokok dari Yayasan Baitul Mal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh, melalui Rumah Amal USK.(MI/Amiruddin Abdullah Reubee)

YAYASAN Baitul Mal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Aceh menyalurkan dana zakat Rp10 juta melalui Rumah Amal Masjid Jamik Universitas Syiah Kuala (USK) untuk membantu mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) yang belum menerima pencairan bantuan pendidikan.

Bantuan melalui Program Peduli Sigra (respons cepat) tersebut diberikan kepada mahasiswa Unit Pelayanan Teknis (UPT) Asrama USK yang berasal dari keluarga kurang mampu. Penyaluran dilakukan dalam bentuk paket bahan pokok berupa beras, telur ayam, minyak goreng, biskuit, mi instan, kecap, dan saus.

Direktur Rumah Amal Masjid Jamik USK Tedy Kurniawan Bakri mengatakan bantuan tersebut sangat berarti bagi mahasiswa yang masih menunggu pencairan dana KIP-K.

“Kami berterima kasih kepada YBM PLN UID Aceh atas dukungannya melalui dana zakat. Bantuan ini sangat berarti bagi mahasiswa KIP-K. Mereka masih menunggu pencairan dana beasiswa, apalagi mahasiswa ini berasal dari keluarga kurang mampu,” kata Tedy, Jumat (2/10).

Menurut dia, bantuan kebutuhan pokok diharapkan dapat membantu mahasiswa memenuhi kebutuhan sehari-hari selama menjalani perkuliahan.

Ketua YBM PLN UID Aceh Muhammad Rizal mengatakan penyaluran zakat tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya memastikan dana zakat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk mahasiswa.

“Harapannya bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok mahasiswa selama menunggu pencairan KIP-K. Semoga kolaborasi dengan Rumah Amal Masjid Jamik USK dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Muhammad Rizal.

Salah seorang penerima manfaat, Ikrami Maisarah, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Menurut dia, paket sembako tersebut membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama menunggu pencairan dana KIP-K.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat membantu kami sebagai mahasiswa yang sedang menunggu pencairan KIP-K. Bahan kebutuhan pokok yang diberikan dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari sehingga meringankan beban kami dan membuat kami bisa lebih fokus menjalani perkuliahan,” kata Ikrami.

Penyaluran bantuan berlangsung di UPT Asrama USK dan dihadiri manajemen YBM PLN UID Aceh, pengurus Rumah Amal Masjid Jamik USK, Kepala UPT Asrama USK, serta mahasiswa penerima manfaat.

Rumah Amal Masjid Jamik USK juga menyampaikan apresiasi kepada para muzakki YBM PLN UID Aceh yang telah menunaikan zakat dan mempercayakan pengelolaannya untuk disalurkan kepada mahasiswa yang membutuhkan.

Tedy mengatakan kebutuhan mahasiswa dari keluarga kurang mampu masih ada sehingga dukungan dari berbagai pihak tetap diperlukan. Rumah Amal Masjid Jamik USK mengajak muzakki, donatur, alumni, sivitas akademika USK, dan masyarakat untuk melanjutkan kepedulian melalui Program Peduli Sigra.

“Mari bersama hadirkan manfaat yang lebih luas. Dukungan kecil dari kita dapat menjadi penguat besar bagi mereka yang sedang berjuang menyelesaikan pendidikan,” tutur Tedy.

Melalui Program Peduli Sigra, Rumah Amal Masjid Jamik USK berupaya memberikan dukungan kepada mahasiswa yang membutuhkan sekaligus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak dalam mengoptimalkan pemanfaatan dana zakat untuk pendidikan dan kesejahteraan mahasiswa.

Program tersebut juga dikaitkan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 2 tentang Tanpa Kelaparan dan SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui dukungan pemenuhan kebutuhan pangan mahasiswa dari keluarga kurang mampu. (E-2)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *