Saturday, October 3

Buku Peracik Rasa 80 Resep Pilihan dari 8 Chef Galeri Rasa Resmi Diluncurkan


Peluncuran buku Peracik Rasa(MI/HO)

MEMASAK di rumah kini bukan sekadar rutinitas, melainkan ruang kreativitas bagi para pencinta kuliner untuk mengeksplorasi rasa baru. Menjawab kebutuhan tersebut, buku Peracik Rasa: 80 Resep Pilihan 8 Peracik Galeri Rasa resmi diluncurkan pada Sabtu (3/10/2026) di Jakarta. Buku terbitan Kawan Pustaka ini hadir sebagai panduan praktis bagi masyarakat yang ingin menghadirkan hidangan berkualitas di meja makan mereka.

Buku ini merangkum perjalanan kuliner dari delapan peracik rasa yang sebelumnya telah mewarnai kanal digital Galeri Rasa. Tidak hanya menyajikan daftar bahan dan langkah memasak, karya ini juga membawa narasi pengalaman dan karakter unik dari setiap peracik di balik 80 hidangan yang disajikan.

Kolaborasi Delapan Maestro Kuliner

Penyusunan buku ini menjadi wadah bagi para ahli kuliner dari berbagai latar belakang dan generasi untuk berbagi pengetahuan. Hanny, penyusun sekaligus penulis buku Peracik Rasa, mengungkapkan bahwa keberagaman teknik dan pendekatan dari para peracik menjadi kekuatan utama buku ini.

“Saya tersanjung sekali delapan peracik rasa ini bersedia berbagi pengetahuan dan keahlian,” ujar Hanny, yang juga menjabat sebagai General Manager Vicenza, pihak pengembang platform Galeri Rasa.

Berikut adalah daftar delapan peracik kuliner yang berkontribusi dalam buku ini:












No Nama Peracik Rasa
1 Stefu Santoso
2 Brian Wicaksono
3 Eddrian Tjhia
4 Sisca Soewitomo
5 Yanto Ganjar
6 Eddy Siswanto
7 Thomas Law
8 Firhan Ashari

Proses Kurasi dan Validasi Rasa

Meskipun resep-resep ini telah tayang di YouTube Galeri Rasa Channel, tim penyusun memastikan bahwa versi cetak ini melalui proses kurasi yang ketat. Tujuannya adalah memastikan setiap resep mudah dipraktikkan oleh pembaca di rumah tanpa menghilangkan identitas asli sang peracik.

Freyska Immanuel, penulis buku sekaligus Director Galeri Rasa Channel, menjelaskan bahwa tim melakukan uji coba ulang terhadap setiap resep. Para peracik dilibatkan langsung untuk mencicipi dan memberikan validasi agar rasa yang dihasilkan tetap presisi.

“Yang pertama kali menjadi prioritas kita adalah rasa ini tepat dulu,” tegas Freyska.

Ia juga menambahkan bahwa buku ini tidak bertujuan menentukan resep mana yang paling benar, melainkan merayakan keberagaman karakter rasa dari tiap individu.

Dari Layar Digital ke Dokumentasi Fisik

Kehadiran buku ini menandai langkah baru bagi Galeri Rasa dalam mendokumentasikan konten kuliner dari ranah digital (YouTube, TikTok, Instagram, dan Facebook) ke dalam bentuk fisik. Hanny menekankan bahwa memasak bukan sekadar soal hasil akhir, tetapi tentang nilai dan kasih sayang yang dituangkan dalam prosesnya.

“Intinya adalah bagaimana kita membuat dan menyajikan hidangan dengan cinta, dengan hati,” pungkas Hanny.

Dengan hadirnya Peracik Rasa, diharapkan para pemula maupun pencinta kuliner memiliki referensi yang solid untuk terus bereksplorasi dan menciptakan kehangatan melalui masakan di rumah masing-masing. (Z-1)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *