
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatat total nilai transaksi dari Bale by BTN mencapai Rp 103,53 triliun hingga September 2026. Untuk diketahui, Balé by BTN baru diluncurkan pada 6 Maret 2025.
Direktur Utama BTN Nixon L. P. Napitupulu menjelaskan, selama beroperasi sekitar 1,5 tahun Balé by BTN telah digunakan sekitar 5 juta pengguna terdaftar. Pertumbuhan basis pengguna aplikasi itu disebut tumbuh 51% secara tahunan (yoy).
Peningkatan jumlah pengguna, kata Nixon, diikuti dengan lonjakan aktivitas transaksi yang mencapai 2,23 miliar hingga September 2026.
“Pencapaian 5 juta pengguna ini patut kita banggakan. Dalam waktu sekitar 1,5 tahun sejak diluncurkan, Balé by BTN telah menjadi bagian penting dari modernisasi BTN,” kata Nixon dalam keterangan resminya pada Senin (12/10).
Selain itu, lanjut Nixon, pertumbuhan tersebut karena pengembangan fungsi yang semakin luas. Hingga saat ini, Balé by BTN mempunyai lebih dari 764 fitur yang tidak hanya melayani kebutuhan dasar perbankan, tetapi juga berbagai kebutuhan sehari-hari nasabah.
Melalui Balé by BTN, kata Nixon, nasabah dapat melakukan transaksi perbankan, membeli tiket pesawat dan hotel, tiket kereta, membeli paket data dan pulsa. Juga untuk voucer belanja, mengakses layanan wisata dan event, hingga memanfaatkan sejumlah solusi pembiayaan.
Dengan demikian, kata Nixon, pengembangan Balé by BTN diarahkan tidak sekadar menjadi mobile banking. Melainkan sebagai super app yang menghubungkan kebutuhan finansial, hunian, dan gaya hidup dalam satu ekosistem digital.
“Persaingan layanan digital akan terus berkembang dan fitur akan semakin mudah ditiru. Karena itu, Balé by BTN harus memiliki pengalaman yang khas. Kami ingin layanan ini semakin dekat dengan kebutuhan nasabah dan memberikan kemudahan yang benar-benar relevan dengan aktivitas mereka,” kata Nixon.
