
UPAYA memperkuat hubungan perdagangan antara Indonesia dan Pakistan terus diakselerasi melalui interaksi langsung antarpelaku usaha. Langkah strategis ini diharapkan mampu mempercepat penjajakan kemitraan bisnis sekaligus membuka peluang transaksi perdagangan yang saling menguntungkan bagi kedua negara.
Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, sebanyak 30 pengusaha dari Indonesia dan Pakistan berkumpul dalam kegiatan business matching yang diinisiasi oleh International Creatives Exchange (ICE) melalui platform B2B Trade Indonesia. Agenda ini terselenggara berkat kolaborasi erat dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Islamabad dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Karachi.
Pertemuan yang dikemas dalam suasana gala dinner tersebut berlangsung di Istana Al-Barkat Carpet, Jakarta Selatan, pada Kamis (15/10). Acara ini merupakan tindak lanjut konkret pasca-peluncuran platform Trade Indonesia yang dilakukan pada 13 Oktober 2026 lalu.
Transformasi Koneksi Menjadi Transaksi
Founder & Global Head ICE, Atta Ul Karim, menegaskan bahwa pertemuan tatap muka adalah kunci untuk memastikan hubungan antarpengusaha tidak hanya berhenti pada pertukaran informasi, melainkan berlanjut ke tahap kerja sama komersial yang nyata.
“Peluncuran Trade Indonesia dua hari lalu baru langkah awal. Malam ini kami ingin menunjukkan bahwa Trade Indonesia bukan sekadar seremoni, melainkan ruang tempat para pengusaha benar-benar duduk bersama, saling mengenal, dan mulai membicarakan kerja sama,” ujar Atta.
Ia menambahkan, meski Indonesia dan Pakistan memiliki sejarah hubungan ekonomi yang panjang, potensi perdagangan kedua negara masih sangat besar untuk dioptimalkan. Perluasan jaringan bisnis dan komunikasi langsung dinilai menjadi solusi efektif untuk menjembatani kebutuhan para calon mitra usaha.
| Aspek | Keterangan |
|---|---|
| Penyelenggara | International Creatives Exchange (ICE) & Trade Indonesia |
| Peserta | 30 Pengusaha (Indonesia & Pakistan) |
| Lokasi | Istana Al-Barkat Carpet, Jakarta Selatan |
| Dukungan Instansi | KBRI Islamabad & KJRI Karachi |
| Tujuan Utama | Penjajakan kemitraan dan kontrak bisnis konkret |
Dukungan Pemerintah dan Sektor Swasta
Pertemuan ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Muhammad Naseem Rasheed selaku perwakilan perdagangan Pakistan, serta Ingan Malem, Minister Counsellor sekaligus Kepala Bidang Ekonomi KBRI Islamabad. Kehadiran mereka mempertegas dukungan pemerintah terhadap penguatan ekonomi melalui keterlibatan aktif sektor swasta.
Atta Ul Karim mengapresiasi peran pemerintah dalam memfasilitasi akses komunikasi bagi dunia usaha.
“Kami berterima kasih kepada KBRI Islamabad dan KJRI Karachi. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa ketika pemerintah dan dunia usaha berjalan bersama, koneksi bisa lebih cepat berubah menjadi transaksi,” tuturnya.
Sebagai informasi, Trade Indonesia merupakan jejaring bisnis di bawah ekosistem ICE yang dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha nasional dengan mitra internasional. Platform ini menyediakan berbagai fitur mulai dari direktori bisnis, informasi perdagangan, hingga fasilitasi kolaborasi lintas sektor.
Ke depan, Trade Indonesia telah menyiapkan serangkaian agenda lanjutan, termasuk forum perdagangan, pameran, dan misi dagang internasional. Seluruh rangkaian kegiatan ini diarahkan untuk memperluas akses pasar global bagi pengusaha lokal sekaligus memastikan setiap pertemuan bisnis membuahkan hasil yang konkret. (Z-1)
