Wednesday, September 23

Indonesia Masih Kekurangan 200 Pesawat Terbang


Kedatangan pesawat Batik Air Malaysia dari Kuala Lumpur disambut di Bandara Lombok.(Dok. AP1 Lombok)

 

MENTERI Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan bahwa Indonesia mengalami kekurangan sekitar 200 pesawat terbang. Sebagai sarana transportasi udara, pesawat terbang sangat penting untuk menghubungkan semua daerah di tanah air dan mendorong pemerataan pembangunan.

“Kita kekurangan 200 pesawat terbang agar coverage titik-titik seluruh Indonesia itu lebih baik,” ujarnya dalam konferensi pers Bali International Airshow 2024, Senin (19/8).

Baca juga : Drama Pilot Tidur di Kokpit

Menurut Budi, sektor penerbangan Indonesia mengalami pertumbuhan hingga 2019. Namun, setelah terdampak pandemi covid-19, dunia aviasi mulai lesu baik dari sisi demand maupun supply.

“Kita memang melihat aviasi ini berkembang dengan pesat sampai 2019 tapi pada saat covid-19 itu menurun baik damand atau pun supplay,” imbuhnya.

Lewat Bali International Airshow 2024, diharapkan bisa kembali mendorong pertumbuhan di sektor penerbangan. Salah satunya melalui investasi asing yang masuk ke tanah air.

“Dalam kesempatan airshow ini ada satu hal yang penting masyarakat dunia melihat Indonesia untuk investasi bandara, kita tawarkan KPBU, kalau ada dari investor asing tentu ini memberikan suatu pengalaman baru. Saat ini banyak sekali negara-negara dari Timur Tengah berkolaborasi dengan BUMN,” kata dia.(N-2)

 



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *