
TABRAKAN kereta api dan truk terjadi di perlintasan kereta api sebidang di Jalan Gubug Argosari Kalurahan Argosari, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Rabu (25/9). Akubatnya, truk ringsek dan lokomotif serta satu kereta eksekutif rusak.
Kecelakaan terjadi antara KA Taksaka yang menabrak truk molen di perlintasan rel kereta api pada pukul 03.45 WIB. Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan, kejadian terjadi karena supir truk nekat melintas saat pintu perlintasan sudah ditutup. “Truk nekat melintas meski palang pintu sudah menutup,” jelas dia.
Baca juga : KAI: Jalur Kereta bukan Tempat Bermain
Manager Humas PT KAI Daop 6, Krisbiyantoro menjelaskan, kejadian kecelakaan antara Taksaka dengan truk molen itu bermula ketika sopir truk tidak mengindahkan sirene atau isyarat bahwa kereta api akan lewat. Akibatnya, ia terjebak di tengah perlintasan kereta sehingga terjadi kecelakaan.
Ia menyebutkan perjalanan KA Taksaka harus terlambat hingga 192 menit akibat dari kecelakaan tersebut. Pasalnya, kecelakaan tersebut mengakibatkan kerusakan pada sarana dan prasarana kereta api dan ada awak sarana perkeretaapian yang mengalami cedera.
Ia menyebut, tidak korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. PT KAI Daop 6 melakukan tindakan cepat memastikan kondisi penumpang selamat dan mengevakuasi rangkaian ke stasiun terdekat. Langkah tersebut dilakukan agar bisa meminimalkan keterlambatan perjalanan kereta api yang lain.
Baca juga : Warga Bandung Barat Loncat dari Jembatan dan Tabrakkan Diri ke Kereta
Pihaknya juga mendatangkan lokomotif penolong dari Depo Yogyakarta dan dari Stasiun Rewulu karena lokomotif dan 1 kereta eksekutif mengalami kerusakan.
Selain KA Taksaka yang mengalami kecelakaan, perjalanan beberapa kereta api juga mengalami keterlambatan, antara lain KA Mataram terlambat 15 menit, KA Singasari terlambat 24 menit, KA Bogowonto:terlambat 27 menit, KA bandara ke YIA terlambat 24 menit, KA bandara ke Yogyakartabterlambat 41 menit, dan KA bandara ke YIA terlambat 16 menit. (N-2)
