Tuesday, September 22

Waspada Cuaca Ekstrem di Sumut dan Sulut, Berpotensi Hujan Lebat dan Bencana Hidrometeorologi


Ilustrasi(Antara)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda wilayah Sumatra Utara (Sumut) dan Sulawesi Utara (Sulut). Fenomena atmosfer seperti sirkulasi siklonik dan Gelombang Rossby Ekuatorial menjadi pemicu utama meningkatnya curah hujan di kedua wilayah tersebut.

Sumatra Utara: Ancaman Hujan Lebat di Lereng dan Pegunungan

Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Utami Al Khairiyah, mengungkapkan adanya gangguan cuaca berupa sirkulasi siklonik di Selat Malaka. Kondisi ini menyebabkan terjadinya belokan dan konvergensi angin di wilayah Sumut.

Selain itu, aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) di Samudera Hindia turut mendukung pertumbuhan awan hujan secara signifikan. Masyarakat diminta waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologis seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.







Waktu (Selasa, 5/5) Wilayah Terdampak Intensitas Hujan
Pagi Asahan, Batubara, Tanjungbalai Ringan
Siang – Sore Padang Lawas, Pakpak Bharat, Samosir, Tapanuli, Deli Serdang, Karo, Dairi, Toba Sedang
Malam Seluruh wilayah Sumut (Khususnya Nias Selatan) Ringan hingga Lebat

Suhu udara di Sumatra Utara diprakirakan berkisar antara 13 hingga 33 derajat Celcius dengan kelembapan udara mencapai 68 hingga 100 persen.

Sulawesi Utara: Peringatan Dini Hingga 10 Mei 2026

Di wilayah Sulawesi Utara, BMKG mengimbau warga untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung hingga 10 Mei 2026. Koordinator Bidang Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Karina Husna, menjelaskan bahwa Gelombang Rossby Ekuatorial aktif meningkatkan pertumbuhan awan hujan.

“Waspada potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang,” ujar Karina. Selain faktor gelombang atmosfer, suhu permukaan laut di Laut Sulawesi yang hangat (-0.5 s/d +2.8 °C) menambah massa uap air secara signifikan.

Agenda Kewaspadaan Sulawesi Utara:

  • 5 Mei: Minahasa, Bolmong, Bolmut, Bolsel, Kep. Talaud.
  • 6-7 Mei: Minahasa, Bolmong Timur, Bolsel, Kep. Talaud, Bolmut.
  • 9-10 Mei: Manado, Tomohon, Minahasa Raya, Bitung, Kep. Sangihe, dan seluruh wilayah Bolmong.

BMKG mengingatkan masyarakat di kedua provinsi tersebut, terutama yang berada di wilayah lereng pegunungan dan bantaran sungai, untuk tetap memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG guna menghindari risiko bencana.

 



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *