Monday, September 21

Prakiraan Cuaca 8 Mei 2026 Siklon Tropis Hagupit Picu Hujan Lebat


Ilustrasi(Dok Magnific)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Jumat, 8 Mei 2026. Kondisi atmosfer Indonesia saat ini dipengaruhi oleh keberadaan Siklon Tropis Hagupit yang terpantau berada di Samudera Pasifik Utara, Papua Nugini. Sistem ini memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

BMKG mencatat Siklon Tropis Hagupit memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 35 knot dengan tekanan udara minimum sekitar 1002 hektopaskal dan bergerak ke arah barat. Dalam 48 jam ke depan, aktivitas siklon diperkirakan meningkat dan tetap memengaruhi dinamika atmosfer di kawasan timur Indonesia.

Selain itu, sirkulasi siklonik juga terpantau terbentuk di perairan utara Kalimantan. Sistem tersebut membentuk daerah pertemuan angin atau konvergensi yang memanjang dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Barat, serta di wilayah sekitar Samudera Pasifik Utara Papua Nugini.

BMKG juga mendeteksi daerah konvergensi lain yang memanjang dari Kepulauan Riau hingga Riau, Laut Jawa hingga perairan Bangka Belitung, Kalimantan Timur hingga Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara hingga Sulawesi Tengah, Laut Arafuru hingga Maluku, serta Papua Tengah hingga Papua Barat. Kondisi ini meningkatkan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di berbagai wilayah Indonesia.

Berikut prakiraan cuaca di kota-kota besar Indonesia:

Wilayah Barat Indonesia

– Hujan Petir: Padang, Tanjung Pinang, Palembang, Pontianak, Banjarmasin

– Hujan Sedang: Bandung

– Hujan Ringan: Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Bengkulu, Pangkal Pinang, Bandar Lampung, Palangka Raya, Samarinda, Tanjung Selor

– Berawan Tebal: Jambi, Jakarta, Serang, Semarang, Surabaya, Yogyakarta

Wilayah Timur Indonesia

– Hujan Lebat: Mamuju

– Hujan Sedang: Ambon, Nabire

– Hujan Ringan: Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Makassar, Kendari, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya, Merauke

– Cerah Berawan hingga Berawan Tebal: Kupang, Denpasar, Mataram

Analisis Dinamika Atmosfer

Kombinasi Siklon Tropis Hagupit, sirkulasi siklonik, serta daerah konvergensi dan konfluensi menyebabkan peningkatan suplai uap air dan ketidakstabilan atmosfer di sejumlah wilayah. Situasi ini mendukung pembentukan awan hujan signifikan yang berpotensi memicu cuaca ekstrem.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di wilayah:

* Jawa Barat

* Kalimantan Tengah

* Sulawesi Barat

* Sulawesi Selatan

* Maluku

Potensi cuaca ekstrem tersebut dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, genangan air, hingga angin kencang di daerah rawan.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui situs resmi BMKG, aplikasi Info BMKG, serta media sosial resmi BMKG. (Apuan Iskandar/E-4)



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *