Tuesday, September 22

Kerusuhan Stadion Lukas Enembe usai Persipura Kalah, 14 Orang Ditangkap


POLDA Papua bergerak cepat menyelidiki kerusuhan yang terjadi di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, setelah laga playoff Liga 2 Indonesia antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC berakhir ricuh.


Insiden tersebut pecah sesaat setelah Persipura Jayapura harus mengakui keunggulan Adhyaksa FC dengan skor tipis 0-1. Aparat kepolisian kemudian menangkap 14 orang yang diduga berada di sekitar lokasi kerusuhan guna mendalami keterlibatan mereka dalam aksi tersebut.


Kepala Bidang Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Cahyo Sukarnito menegaskan seluruh pihak yang diamankan masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Jayapura.


“Ke-14 orang yang diamankan masih diperiksa secara intensif oleh penyidik di Polres Jayapura di Doyo, Kabupaten Jayapura,” kata Cahyo Sukarnito di Jayapura, Sabtu (9/5).


Menurutnya, proses pemeriksaan dilakukan untuk memastikan peran masing-masing individu dalam kerusuhan yang terjadi usai pertandingan berlangsung.


“Dari 14 orang yang diamankan itu, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka,” katanya.


Selain melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah orang yang diamankan, kepolisian juga terus mendata dampak kerusuhan yang menyebabkan kerusakan cukup besar di area sekitar stadion.


Berdasarkan laporan sementara, sedikitnya 67 kendaraan roda dua dan roda empat dilaporkan mengalami kerusakan, hilang, hingga dibakar massa saat situasi tidak terkendali.


Tak hanya menimbulkan kerugian materi, kerusuhan di Stadion Lukas Enembe juga menyebabkan korban luka. Sebanyak 10 anggota kepolisian yang bertugas mengamankan pertandingan serta seorang warga sipil dilaporkan mengalami luka-luka.


“Salah satu personel Polres Jayapura, yakni Ipda Arjuna saat ini masih dirawat di RS Bhayangkara Jayapura akibat luka yang dideritanya,” jelas Cahyo.


Polda Papua memastikan proses pendataan dan penyelidikan masih berlangsung untuk menghitung total kerugian akibat insiden tersebut. Aparat juga terus mengumpulkan keterangan serta bukti di lapangan guna mengungkap penyebab utama kericuhan.


“Anggota masih melakukan pendataan untuk mengetahui berapa besar kerugian akibat kerusakan di sekitar Stadion Lukas Enembe,” kata Kabid Humas.



Sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *