
Kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) se-Jawa Barat periode 2024-2029 resmi dikukuhkan di Sultan Raja Hotel and Convention Center, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (10/5).
Dalam pelantikan tersebut, Ahmad Najib Qodratullah resmi menjabat Ketua DPW PAN Jawa Barat bersama jajaran pengurus baru, termasuk Sekretaris DPW PAN Jabar Ivan Fadila.
Acara itu turut dihadiri Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Sekretaris Jenderal PAN Eko Patrio, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Ketua Fraksi PAN DPR Putri Zulkifli Hasan, kepala daerah dari PAN di Jawa Barat, serta anggota DPR RI dan DPRD Fraksi PAN asal Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan atau Zulhas meminta seluruh kader PAN terus hadir di tengah masyarakat dan mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap kerja politik.
“Kader PAN harus 1.000 persen berpihak kepada rakyat,” ujar Zulhas seperti dikutip pada Senin (11/5).
Menurut dia, keberpihakan kepada masyarakat tidak cukup dilakukan hanya saat momentum pemilu. Ia meminta kader PAN aktif turun langsung membantu masyarakat secara berkelanjutan, terutama kelompok petani dan nelayan.
Zulhas menilai Jawa Barat memiliki posisi penting dalam menentukan arah pembangunan nasional. Dengan potensi pangan dan jumlah penduduk yang besar, provinsi tersebut disebut menjadi salah satu penopang utama Indonesia.
Karena itu, ia meminta kader PAN di Jawa Barat terus menjaga kedekatan dengan masyarakat dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Kalau Jawa Barat hebat Indonesia hebat, Jawa Barat maju Indonesia maju, Jawa Barat makmur maka Indonesia makmur,” kata Zulhas.
Selain memberikan arahan kepada kader, Zulhas juga memuji susunan kepengurusan DPW dan DPD PAN Jawa Barat yang dipimpin Ahmad Najib Qodratullah bersama Eko Patrio.
Ia menilai pelaksanaan Musyawarah Wilayah PAN di Jawa Barat menjadi salah satu yang paling meriah dan penuh semangat dibanding daerah lain.
“Saya kira pelantikan muswil kader-kader paling semangat yang paling heroik ada di Jawa Barat,” ujarnya.
Zulhas pun mengajak seluruh kader PAN untuk membangun target besar menghadapi Pemilu 2029. Ia berharap PAN dapat masuk jajaran tiga besar partai politik nasional melalui kerja kolektif seluruh kader di daerah.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai Ahmad Najib Qodratullah merupakan sosok yang memahami nilai budaya Sunda dan memiliki kedekatan dengan karakter masyarakat Jawa Barat.
“Ini tokoh yang sangat kuat aspek kesundaannya, walaupun namanya Ahmad Najib. Tapi komitmen tentang kesundaan, ini sangat luar biasa,” kata Dedi.
Menurut Dedi, kepemimpinan Ahmad Najib dinilai sesuai dengan semangat masyarakat Jawa Barat yang saat ini memberi perhatian besar terhadap sejarah, kemanusiaan, dan lingkungan hidup.
“Sangat cocok jadi Ketua DPW PAN, karena hari ini Jawa Barat lagi memiliki spirit yang luar biasa terhadap sejarah, terhadap kemanusiaan, dan terhadap ekologi,” ujarnya.
Dedi juga menyinggung posisi Zulhas sebagai Menteri Koordinator Bidang Pangan yang dinilai berkaitan erat dengan upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga lingkungan.
“Sesuai dengan apa yang dicita-citakan oleh Ketua Umum DPP Partai PAN menjadi Menko itu amanah leluhur yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan para petani, menjaga alam dan lingkungan secara ekologi,” tutur Dedi. (Z-10)
